Anime

5 Rekomendasi Anime Tentang Trauma yang Membuat Penonton Terisak

Tentang trauma masa lalu yang belum usai serta tentang trauma yang tak kunjung usai.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
IMDb
Potongan Film Grave of The Fireflies (IMDb) 

Kisah tentang manusia yang terkurung di balik tiga tembok besar untuk melindungi manusia dari serangan raksasa besar pemakan manusia yang disebut Titan.

Eren Yeager, remaja yang bersumpah ingin membalaskan dendam bersama sahabat masa kecilnya, Mikasa Ackerman dan Armin Arlet.

Kemudian mereka bergabung dengan angkatan militer khusunya untuk menjaga tembok.

Bagian paling meneydihkan dan menimbulkan trauma pada saat Eren kehilangan ibunya yang terbakar di Wall Maria.

Baca juga: 3 Fakta Anime 5 Centimeters Per Second 2026 Kembali Tayang Di Bioskop

4.Grave of the Frieflies

Potongan Film Grave of The Fireflies (IMDb)
Potongan Film Grave of The Fireflies (IMDb) (IMDb)

Kisah dua bersaudara Seita dan Setsuko yang berjuang bertahan hidup pasca perang dunia II.

Orang tua Seita dan Setsuko sudah meninggal dunia akibat serangan udara yang terjadi pada perang dunia II.

Setelah terjadi kehncuran besar-besaran, Seita dan Setsuko kehilangan tempat tinggalnya. Mereka menemukan sebuah bunker dan menjadikan bunker sebagai tempat tinggal.

Di bunker, Setsko bermain dengan kumbang api. Ada seedikiot kebahagiaan di sela-sela suramnya pasca perang dunia II.

Bertahan hidup pada pasca perang dunia II sangat berat, semua serba terbatas.

Bagian yang sangat menyedihkan dan memilukan pada saat  Seita dan Setsuko di landa kelaparan.

Momen yang menyayat hati saat Setsuko terbaring lemah di pangkuan Seita tak berdaya karena kelaparan dan penyakitnya.

Baca juga: 3 Fakta Anime 5 Centimeters Per Second 2026 Kembali Tayang Di Bioskop

 

5. A Silent Voice

Poster Anime A Silent Voice (Koe no Katachi).
Poster Anime A Silent Voice (Koe no Katachi). (Pinterest

Kisah Shoya Ishida anak sekolah dasar yang suka mengolok-ngolok teman teman sekelasnya.

Shoko gadis tuna rungu yang menggunakan alat bantu pada telingannya. Ia yang selalu menjadi bahan olok-olokan Shoyo dan teman sekelasnya.

Olok-olokan yang semakin jadi membuat Shoko akhirnya memutuskan untuk pindah sekolah.

Setelah Shoko memutuskan untuk pindan sekolah giliran Shoya yang menjadi bahan rundungan di sekolahnya.

Karena terisolasi oleh perasaan berasalah, Shoya sampai ingin mengakhiri hidupnya. (MG Dara Anggun Feroynica Dzulhy)

 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved