5 Mahasiswa UNISA yang Diduga Keracunan Makanan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Keracunan diduga berasal dari snack yang dikonsumsi oleh mahasiswa saat melaksanakan kegiatan studi di RSJ Grhasia Pakem.

Dok. Istimewa
Ilustrasi keracunan makanan 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 22 mahasiswa Universitas 'Aisyah (UNISA) Yogyakarta diduga mengalami keracunan makanan, Kamis (29/12/2025) lalu. 

Keracunan diduga berasal dari snack yang dikonsumsi oleh mahasiswa saat melaksanakan kegiatan studi di RSJ Grhasia Pakem.

Setelah mengonsumsi paket snack yang disediakan, puluhan mahasiswa tersebut dilaporkan mengalami muntah-muntah sehingga harus segera mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. 

Kepala Biro Humas dan Protokol Unisa Yogyakarta, Sinta Maharani, mengatakan saat ini masih ada lima mahasiswa yang masih menjalani rawat inap di rumah sakit. 

"Dua masih ranap (rawat inap) di RS Queen Latifa, 2 masih ranap di RS PKU Gamping, 1 ranap di RS Sakina Idaman," katanya, Minggu (4/1/2026). 

Ia menerangkan sebelumnya ada 7 mahasiswa yang dirawat di RSJ Grhasia, namun saat ini semua sudah boleh pulang.

Baca juga: Wamenag RI Tinjau Lokasi Kebakaran MAN 2 Yogyakarta, Beri Bantuan Awal Rp200 Juta untuk Pemulihan

Kemudian di RS Queen Latifa ada 8 mahasiswa dirawat, sebanyak 4 orang sudah boleh pulang, 2 orang rencananya dipulangkan hari ini, dan 2 diantaranya masih rawat inap. 

Mahasiswa yang dirawat di RS PKU Muhammadiyah Gamping sebanyak 4 orang, 2 diantaranya sudah diperbolehkan pulang. Sedangkan 1 mahasiswa yang dirawat do RS Condong Catur sudah boleh pulang. Kemudian 1 orang di RS Sakina Idaman masih menjalani rawat inap. 

"Kondisi mahasiswa semakin membaik," ujarnya. 

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Fakultas Ilmu Kesehatan UNISA Yogyakarta, Wantonoro, Ph.D., menambahkan pihak kampus terus memantau kondisi para mahasiswa yang bergejala secara intensif.

Pihak kampus juga akan bertanggung jawab penuh terhadap nahasiwa yang terdampak. 

"UNISA Yogyakarta bertanggung jawab penuh terhadap mahasiswa yang terdampak. Seluruh mahasiswa telah mendapatkan penanganan medis sesuai kebutuhan, baik rawat jalan maupun rawat inap. Alhamdulillah, saat ini kondisi para mahasiswa dalam keadaan baik dan stabil,” imbuhnya. (*) 
 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved