Jelang Pergantian Tahun Baru 2026, Pengunjung Pantai Parangtritis Landai

Dikatakannya, hingga pukul 17.00 WIB, kunjungan wisatawan di kawasan Pantai Parangtritis baru sekitar lima ribuan pengunjung.

Tayang:
TRIBUNJOGJA.COM/ Neti Istimewa Rukmana
PARANGTRITIS: Foto dok ilustrasi Pantai Parangtritis 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Menjelang pergantian tahun 2025 menuju tahun 2026, kunjungan wisatawan di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, tergolong landai.

Koordinator Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Parangtritis, Rokhmad Ridwanto, berujar, landainya kunjungan wisatawan terjadi dikarenakan adanya hujan.

"Dari pukul 15.00 WIB tadi, mulai hujan. Jadi, pengunjung masih landai-landai saja," katanya, kepada Tribunjogja.com, Rabu (31/12/2025).

Dikatakannya, hingga pukul 17.00 WIB, kunjungan wisatawan di kawasan tersebut baru sekitar lima ribuan pengunjung.

Kendati demikian, pihaknya masih tetap bertugas menjaga TPR Parangtritis tersebut hingga pukul 19.00 WIB. Kemudian, penjagaan TPR Parangtritis akan dilanjutkan Kelurahan/BUMKal Parangtritis hingga esok pagi sebelum pukul 07.00 WIB.

"Kalau dari momen yang sudah-sudah dan dalam cuaca terang atau tidak hujan, kunjungan wisatawan saat menjelang pergantian tahun baru akan meningkat pukul 21.00 WIB. Jadi, kita tunggu saja nanti," ujarnya.

Sementara itu, Polres Bantul telah menyiapkan skema rekayasa arus lalu lintas komprehensif untuk menghadapi potensi lonjakan kendaraan saat perayaan malam Tahun Baru 2026.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan, skema rekayasa arus lalu lintas itu disebar di sejumlah jalur wisata, salah satunya Pantai Parangtritis.

"Apabila terjadi kepadatan kendaraan di Jalur Pantai Selatan (Jalan Parangtritis), Polres Bantul akan menerapkan sistem pengalihan arus di Simpang Tiga Sempalan Pundong," ujarnya.

Artinya, kendaraan menuju Pantai Parangtritis akan dialihkan di simpang tiga Sempalan Pundong jika antrean sudah melebihi Jembatan Kretek I,

"Untuk kendaraan yang dialihkan adalah sepeda motor dan mobil penumpang atau roda empat, sementara bus dan kendaraan besar (barang) tetap diperbolehkan melalui Jalan Parangtritis," tutur Rita.

Kendaraan dari Parangtritis nantinya akan dialihkan melalui simpang tiga Hotel Gandung dan simpang tiga JJLS. Jalan Parangtritis ke arah barat lurus menuju Jembatan Kretek II. 

Selanjutnya menuju simpang tiga Pengklik, belok kanan ke Jalan Bantul lurus menuju Jogja, atau dari simpang Pengklik lurus menuju Kulonprogo via Jembatan Kabanaran.

"Untuk memastikan keteraturan, kami akan memasang traffic cone sepanjang kurang lebih 550 meter dari Pospam Parangtritis sampai TPR baru sebagai penyekat antara arus datang dan arus keluar," tutup Rita.(nei)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved