Momen Libur Akhir Tahun, Yogyakarta Ungguli Bali dalam Minat Wisata Keluarga
Yogyakarta mencuat sebagai salah satu tujuan utama wisata keluarga, berkat kombinasi daya tarik budaya, wisata edukatif, dan suasana kota yang ramah
Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Momentum libur Natal dan Tahun Baru atau nataru kerap dimanfaatkan keluarga untuk bepergian bersama.
Di tengah padatnya kalender liburan akhir tahun, Yogyakarta kembali mencuat sebagai salah satu tujuan utama wisata keluarga, berkat kombinasi daya tarik budaya, wisata edukatif, dan suasana kota yang relatif ramah untuk segala usia.
Menjelang liburan akhir tahun 2025, tren perjalanan keluarga Indonesia menunjukkan pergeseran minat destinasi.
Berdasarkan data pencarian akomodasi di platform Agoda, Yogyakarta tercatat sebagai destinasi domestik yang paling banyak dicari untuk periode nataru, menggantikan Bali yang pada tahun sebelumnya menduduki posisi teratas.
“Minat terhadap Yogyakarta meningkat 29 persen dibandingkan tahun lalu, didorong oleh keberadaan situs budaya, aktivitas pembelajaran, serta beragam pilihan rekreasi yang cocok untuk keluarga,” ujar Senior Country Director Agoda untuk Indonesia, Gede Gunawan, Senin (22/12/2025).
Bali berada di posisi kedua dan tetap menjadi pilihan bagi keluarga yang menginginkan liburan pantai.
Sementara itu, Bandung menempati peringkat ketiga dengan kenaikan pencarian sebesar 22 persen, didukung oleh iklim sejuk, ragam kuliner, dan aktivitas luar ruang yang ramah anak.
Jakarta berada di posisi keempat dengan daya tarik berupa atraksi perkotaan seperti pusat edukasi dan museum interaktif, sedangkan Malang melengkapi lima besar destinasi domestik berkat perpaduan taman rekreasi dan lanskap alamnya.
Baca juga: Sebagian U-turn di Ruas Jalan Yogyakarta-Solo Ditutup untuk Memperlancar Arus Kendaraan
Destinasi Luar Negeri
Untuk perjalanan ke luar negeri selama periode nataru, Singapura menjadi destinasi internasional yang paling banyak dicari oleh wisatawan keluarga asal Indonesia. Kota ini dinilai menawarkan beragam aktivitas ramah keluarga dengan akses yang mudah.
Tokyo, yang pada tahun sebelumnya menempati posisi teratas, turun ke peringkat kedua, masih didukung oleh kombinasi pengalaman budaya dan atraksi modern seperti taman hiburan.
Kuala Lumpur berada di posisi ketiga berkat tata kota yang relatif mudah dijelajahi dan pilihan aktivitas keluarga.
Bangkok menempati peringkat keempat dengan daya tarik berupa hiburan, kuliner, dan wisata belanja.
Shanghai melengkapi lima besar destinasi internasional, menggantikan Hong Kong, dengan pertumbuhan minat tertinggi di antara destinasi internasional lainnya.
Kota ini mencatat peningkatan pencarian sebesar 130 persen, seiring berkembangnya atraksi urban dan pengalaman wisata keluarga.
Gede Gunawan, menyampaikan bahwa wisatawan Indonesia menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk bepergian, khususnya di kawasan Asia.
| Harga Minyakita di Pasar Kranggan Jogja Tembus Rp 22.000 per Liter |
|
|---|
| Gelar Kerja Bakti Massal Tiap Jumat, Wali Kota Yogyakarta Instruksikan ASN Bawa Sapu hingga Arit |
|
|---|
| Jemaah Kloter I Masuk Hotel Asrama Haji DIY, Langsung Dapat Kartu Nusuk dan Uang Saku Rp 3,5 Juta |
|
|---|
| PKB DIY Angkat Sosok 'Kartini Nyata', Perjuangan Perempuan Inspiratif dari Berbagai Wilayah di DIY |
|
|---|
| Peringati Hari Kartini, Astra Motor Yogyakarta Edukasi Pengendara Wanita Soal Manajemen Emosi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Stasiun-Tugu-menyambut-wisatawan-dengan-memasang-ornamen-Natal.jpg)