Libur Nataru, Dishub Gunungkidul Imbau Wisatawan dan Pemudik Hindari Dua Jalur Ini

Imbauan ini disampaikan menyusul tingginya potensi kecelakaan di dua jalur tersebut, terutama bagi kendaraan yang tidak memiliki kemampuan menanjak

Tayang:
Istimewa
ILUSTRASI - Warga saat memasang ban bekas di tikungan ekstrem Bukit Paralayang 

Ringkasan Berita:
  • Wisatawan diimbau menghindari melintas di tanjakan Bundelan serta tanjakan menuju kawasan wisata Obelix Sea View–Bukit Paralayang.
  • Pengendara diimbau untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan, termasuk pengecekan rem, mesin, serta sistem pendingin kendaraan.

 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gunungkidul mengeluarkan imbauan kepada wisatawan dan pemudik agar tidak melintasi tanjakan Bundelan serta tanjakan menuju kawasan wisata Obelix Sea View–Bukit Paralayang.

Imbauan ini disampaikan menyusul tingginya potensi kecelakaan di dua jalur tersebut, terutama bagi kendaraan yang tidak memiliki kemampuan menanjak optimal.

Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Irawan Jatmiko menyampaikan, kedua tanjakan tersebut dikenal memiliki tingkat kemiringan cukup curam dan kerap menjadi titik rawan kecelakaan, khususnya saat arus kendaraan meningkat pada masa libur dan musim mudik.

“Untuk keselamatan bersama, kami mengimbau wisatawan maupun pemudik agar tidak melalui tanjakan Bundelan dan tanjakan menuju Obelix Sea View–Bukit Paralayang, terutama bagi kendaraan yang bermuatan berat atau bermesin kecil,” ujarnya, Minggu (14/12/2025).

Sebagai langkah antisipasi, Dishub telah menyiapkan jalur alternatif yang dinilai lebih aman. Untuk menghindari tanjakan Bundelan, pengguna jalan diarahkan melalui jalur Sambeng.

Sementara itu, akses menuju kawasan wisata Paralayang dan Obelix Sea View disarankan melalui Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).

"Jalur alternatif tersebut memiliki kontur jalan yang lebih landai dan relatif aman dilalui berbagai jenis kendaraan. Pengalihan ini juga diharapkan dapat mengurangi risiko kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di jalur tanjakan yang rawan," paparnya.

Dishub Gunungkidul juga mengingatkan pengendara untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan, termasuk pengecekan rem, mesin, serta sistem pendingin kendaraan.

Pengemudi diminta tidak memaksakan kendaraan melintasi jalur ekstrem apabila dinilai tidak aman.

“Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas. Kami berharap masyarakat mematuhi imbauan ini demi perjalanan yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Baca juga: Pengamanan Gereja dan Kawasan Wisata Diperketat di Gunungkidul Jelang Natal dan Tahun Baru

Lokasi Rawan Bencana

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Purwono, mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah lokasi rawan bencana yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem, khususnya pada musim hujan.

Pemetaan ini dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk meminimalkan risiko bagi pengguna jalan dan wisatawan.

"Kami  telah mengidentifikasi titik-titik rawan bencana seperti potensi longsor, pohon tumbang, dan genangan air di sejumlah ruas jalan, termasuk akses menuju kawasan wisata pantai selatan," tuturnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved