Polda DIY Siapkan 21 Posyan dan Pospam untuk Kelancaran Operasi Lilin Progo 2025

Puluhan Pos Pelayanan (Posyan) dan Pospam disiapkan jajaran Polda DIY saat pelaksanaan Operasi Lilin Progo 2025

Tayang:
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
Tribunnews.com
Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono 
Ringkasan Berita:
  • Polda DIY menyiapkan 21 Pos Pelayanan (Posyan) dan Pos Pengamanan (Pospam) saat pelaksanaan Operasi Lilin Progo 2025
  • Pos-pos tersebut ditempatkan di delapan titik pelayanan di kawasan pantai dan waduk yang dinilai memiliki potensi ancaman akibat potensi cuaca ekstrem, termasuk gelombang tinggi di pesisir selatan.

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Polda DIY menyiapkan 21 pos pelayanan (posyan) dan pos pengamanan (pospam) di beberapa titik rawan guna memeperlancar Operasi Lilin Progo 2025 selama momentum perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Kami ada 21 pos yang dibangun dalam pelayanan dan pengamanan oleh Polri melibatkan semua termasuk pemerintah daerah dan stakeholder, juga keterlibatan masyarakat," ujar Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono, Rabu (10/12/2025).

Dia menjelaskan, pos-pos tersebut mencakup delapan titik pelayanan di kawasan pantai dan waduk yang dinilai memiliki potensi ancaman akibat potensi cuaca ekstrem, termasuk gelombang tinggi di pesisir selatan.

Selain itu, terdapat 19 pos pelayanan dan pengamanan lain yang tersebar di seluruh wilayah DIY.

Anggoro menyebut akan mengerahkan 1.975 personel Polri serta sekitar 700 petugas dari instansi terkait, ormas, dan kelompok masyarakat untuk mendukung operasional pos-pos pelayanan dan pengamanan selama pelaksanaan Operasi Lilin Progo 2025.

Kapolda menjelaskan bahwa seluruh potensi kerawanan selama libur Natal dan Tahun Baru telah dipetakan.

Mulai dari ancaman cuaca ekstrem, gelombang tinggi di pesisir selatan, hingga aktivitas Gunung Merapi.

"Memang ada ancaman gelombang tinggi pada pesisir laut selatan yang berpotensi, dan ini yang harus disampaikan pada masyarakat baik kepada wisatawan, penduduk, juga kepada para nelayan," ujarnya.

Baca juga: Antisipasi Macet di Malioboro, Kantong Parkir hingga Pengaturan Lalu Lintas Jadi Fokus Pemda DIY

Sesuai arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Anggoro menyampaikan bahwa DIY menjadi salah satu daerah tujuan wisata utama pada masa libur akhir tahun.

Kondisi itu diprediksi menimbulkan peningkatan volume kendaraan, kemacetan di sejumlah titik, serta potensi kerawanan dari tingginya aktivitas masyarakat.

Kapolda menyebut kawasan Malioboro akan menjadi salah satu pusat perhatian selama libur akhir tahun karena tingginya kunjungan wisatawan.

"Malioboro menjadi pusat sentral untuk kehadiran para wisatawan. Tadi juga sudah disampaikan oleh Dinas Perhubungan bahwa ini akan diatur polanya, termasuk kantong-kantong parkir," kata Anggoro.

Menurutnya, pola pengaturan di kawasan tersebut tengah dimatangkan bersama instansi terkait.

"Kami memastikan seluruh rangkaian pengamanan Nataru dapat berjalan dengan lancar dari semua kegiatan untuk memelihara situasi kamtibmas dalam pelaksanaan Nataru 2025," tutup Anggoro. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved