Persiba Bantul Takluk dari 10 Pemain Gresik United, Gol Menit Akhir Jadi Petaka
Menghadapi Gresik United pada laga ketiga di Stadion Pasiran, Surabaya, Laskar Sultan Agung tumbang 1-0 lewat gol telat
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, SURABAYA – Persiba Bantul harus pulang dengan tangan hampa setelah menelan kekalahan pertama mereka di Grup D Liga Nusantara 2025/2026.
Menghadapi Gresik United pada laga ketiga yang berlangsung di Stadion Pasiran, Surabaya, Senin (8/12/2025) sore, Laskar Sultan Agung tumbang 1-0 lewat gol telat tim tuan rumah.
Sejak awal laga, Persiba sebenarnya tampil agresif. Sektor sayap jadi andalan Laskar Sultan Agung.
Penetrasi Akbar Selang dari sektor kiri sempat membuka peluang emas, namun kiper Gresik United sigap keluar dari sarangnya untuk menggagalkan ancaman tersebut. Hingga menit ke-25, skor tetap 0-0.
Di babak pertama, Persiba beberapa kali kehilangan momentum akibat salah umpan, membuat alur serangan tidak berjalan efektif.
Sebaliknya, Gresik United yang mengandalkan transisi cepat juga kesulitan menembus pertahanan rapat Persiba.
Kans dari skema bola mati pada menit ke-30 pun gagal dimanfaatkan tuan rumah karena tendangan masih melambung tinggi.
Menjelang babak pertama usai, momentum besar berpihak pada Persiba. Pada menit 45+1, pemain Gresik United, Syaifullah Kader, menerima kartu merah sehingga Persiba memasuki babak kedua dengan keunggulan jumlah pemain.
Memasuki paruh kedua, Persiba meningkatkan intensitas serangan. Tekanan demi tekanan dilancarkan dan beberapa kali sukses masuk ke kotak penalti lawan.
Namun penyelesaian akhir yang kurang optimal membuat gol tak kunjung hadir. Hingga menit ke-60, skor masih bertahan 0-0.
Upaya lewat situasi sepak pojok pun berkali-kali digagalkan Gresik United yang tampil disiplin meski bermain dengan 10 pemain.
Persiba kemudian melakukan sejumlah pergantian untuk menambah daya dobrak, tetapi hasilnya tetap nihil.
Petaka datang pada menit ke-88. Gresik United justru mampu mencetak gol lebih dulu melalui sundulan Arya Pratama yang memanfaatkan kelengahan barisan belakang Persiba.
Skor berubah menjadi 1-0 dan bertahan hingga laga berakhir.
Kekalahan ini membuat Persiba Bantul turun satu peringkat, dari posisi kedua ke posisi ketiga klasemen sementara Grup D. Gresik United naik ke peringkat kedua.
Meski tampil dominan dan unggul jumlah pemain, mereka harus mengakui ketangguhan 10 pemain Gresik United yang bermain disiplin hingga detik akhir.
| Persiba Bantul Amankan Kemenangan 4-2 atas Waanal Brothers FC |
|
|---|
| Persiba Bantul Gagal Menang, Susanto Soroti Banyaknya Peluang dan Kontrol Emosi Pemain |
|
|---|
| Persaingan Grup D Liga Nusantara Kian Ketat, Pelatih Persiba Bantul Waspadai Jadwal Padat |
|
|---|
| Kata Pelatih Persiba Bantul Usai Tekuk Pemuncak Klasemen dan Pangkas Selisih Poin |
|
|---|
| Laga Krusial Persiba Bantul Hadapi Pemuncak Klasemen Perseden Denpasar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Persiba-Bantul-Takluk-dari-10-Pemain-Gresik-United-Gol-Menit-Akhir-Jadi-Petaka.jpg)