Bonus Porda Sleman Cair, Tapi Kurang Rp892 Juta

Khusus bonus Porda yang disalurkan lewat KONI Sleman, anggarannya masih kurang Rp 892 juta dari total bonus Rp 9,5 miliar

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin
BONUS CAIR: Bupati Sleman Harda Kiswaya didampingi Wabup Danang Maharsa menyerahkan penghargaan berupa uang bonus kepada atlet dan ofisial Porda Peparda di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, Senin (1/12/2025) 

Ringkasan Berita:
  • Kabar gembira untuk para atlet dan official Porda dari Kabupaten Sleman. Bonus atlet berprestasi di Porda dan Peparda ke-XVII 2025 cair.
  • Sayangnya, Khusus bonus Porda yang disalurkan lewat KONI Sleman, anggarannya masih kurang Rp 892 juta dari total bonus Rp 9,5 miliar.
  • Meski demikian KONI Sleman memastikan atlet dan official berprestasi mendapatkan bonus utuh dan terpenuhi tahun ini.
  • Sementara, untuk cabor juara umum, bonus akan diberikan pada tahun berikutnya karena anggaran masih kurang

 

.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mencairkan anggaran hibah penghargaan bagi official dan atlet berprestasi di Pekan Olahraga Daerah (Porda) dan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) ke-XVII tahun 2025. 

Pemberian uang bonus secara umum naik 5 persen dibanding tahun sebelumnya.

Namun demikian, khusus bonus Porda yang disalurkan lewat KONI Sleman, anggarannya masih kurang Rp 892 juta dari total bonus Rp 9,5 miliar yang seharusnya diberikan. 

Ketua KONI Sleman, Haris Sutarta mengamini bahwa anggaran bonus yang diberikan masih kurang. Karena itu, penataan alokasi anggaran perlu dilakukan.

Bagi atlet dan official berprestasi, ia memastikan bonus telah diberikan utuh dan semua terpenuhi tahun ini.

Bonus juara umum masih kurang

Sedangkan bagi cabang olahraga (cabor) yang memeroleh juara umum, bonus akan diberikan pada tahun berikutnya karena anggaran masih kurang Rp 892.445.000.

"Kurang itu untuk alokasi (bonus) cabor juara umum. Kalau untuk official dan atlet sudah terpenuhi semua di 2025," katanya, Senin (1/12/2025). 

Di ajang Porda dan Peparda ke-XVII DIY tahun 2025 yang berlangsung di Gunungkidul, Kabupaten Sleman kembali merebut gelar juara umum Porda ke empat kalinya dengan perolehan 651 medali. Rinciannya 170 emas, 278 perak dan 203 perunggu. 

Prestasi serupa juga diraih diajang Peparda. Kabupaten Sleman sukses meraih juara umum Peparda 2025 dengan mengoleksi 222 medali. Rinciannya 65 emas, 85 perak dan 72 perunggu. Tahun ini, Kabupaten Sleman berhasil mengawinkan juara umum di dua kejuaraan sekaligus. 

Atas prestasi ini, Pemerintah Kabupaten Sleman memberikan apresiasi penghargaan, berupa uang bonus melalui dana hibah dan alokasi anggaran sebesar Rp11,6 miliar.

Adapun rinciannya Rp9,5 miliar diberikan untuk kontingen Porda dan Rp2,1 miliar untuk kontingen NPC. Namun anggaran kontingen Porda baru diberikan Rp 8.613.000.000. Masih kurang Rp 892 juta rupiah. 

Alasan

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman, Heru Saptono mengatakan kekurangan anggaran bonus yang diberikan karena secara hitung-hitungan, jumlah medali yang diperoleh melebihi target.

Ia mengungkapkan, medali emas, perak dan perunggu yang diperoleh jumlahnya melampaui target. Karena itu, hitung hitungan anggaran yang telah disiapkan masih kurang. Apalagi bonus medali yang diberikan naik dibanding sebelumnya. 

"Dulu (peraih) emas Rp 17 juta. Sekarang emas Rp 18 juta. Ada kenaikan Rp 1 juta rupiah. Kalau secara keseluruhan naiknya 5 persen," kata dia.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved