Breaking News: Pasutri Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Ringroad Monjali Sleman
proses evakuasi dan pembersihan pohon tumbang lebih kurang 40 menit. Saat dievakuasi kondisi korban sudah henti nadi dan henti nafas.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- Angin kencang di wilayah Sleman memicu terjadinya pohon tumbang, tepatnya di seberang Ringroad Utara, seberang area parkir Bus Monumen Jogja Kembali (Monjali), Jumat (21/11/2025) sore.
- Pohon berdiameter 50 centimeter tumbang menimpa dua orang yang sedang berada di atas becak, diduga sedang meneduh di bawahnya.
- Kedua korban, yang diduga pasangan suami istri itu meninggal dunia di lokasi kejadian.Berikut laporan proses evakuasi dari lokasi kejadian.
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pohon besar di Ringroad Utara, seberang area parkir Bus Monumen Jogja Kembali (Monjali), Kabupaten Sleman tumbang pada Jumat (21/11/2025) sore.
Pohon tumbang berdiameter 50 centimeter dan menimpa dua orang, yang sedang berada di atas becak, diduga sedang meneduh di bawahnya.
Kedua korban, yang diduga pasangan suami istri itu meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Info awal, mereka pasutri. Mereka baru makan ning nduwur (di atas) becak, berteduh," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, Jumat.
Menurut Bambang, berdasarkan informasi yang disampaikan warga, saat kejadian angin berhembus kencang di seputar Monjali sehingga menyebabkan dua batang Pohon Lamtoro yang berada di tepi Ringroad tumbang.
Pohon tumbang dilaporkan terjadi Jumat sore sekira pukul 14.23 WIB. Adapun indikasi penyebab pohon tumbang, karena bagian akar sudah lapuk.
"Pohon tumbang menimpa 2 Orang tunawisma yang sedang berteduh di bawahnya," ujar dia.
Identitas korban
Dua korban sejauh ini belum diketahui identitasnya. Tetapi kedua korban, yang saat kejadian berada di atas becak kayuh, merupakan laki-laki dan perempuan berusia sekitar 40-50an tahun.
BPBD Sleman menerjunkan sejumlah personel untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit maupun 2 batang pohon yang tumbang.
Selain BPBD, proses evakuasi melibatkan sejumlah potensi SAR seperti Pamat Polda DIY, Basarnas Yogyakarta, relawan ambulans, Satlantas, PMI, Redkar hingga SES Sleman.
Rescuer dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Yogyakarta, Dhedi Prasetya mengatakan, proses evakuasi dan pembersihan pohon tumbang berlangsung lebih kurang 40 menit.
Saat dievakuasi kondisi korban sudah henti nadi dan henti nafas.
Posisi korban saat ditemukan berada di atas becak. Di seputar lokasi kejadian, petugas juga menemukan ceceran makanan.
"Kemungkinan korban baru makan. Terus pohon tumbang menimpa," ujar dia.
Dhedi menduga, bagian akar pohon tersebut sudah lapuk sehingga saat tertiup angin kencang mudah tumbang. Saat ini pohon tersebut telah dibersihkan bahkan dipotong agar tidak membahayakan.(*)
| UMR DIY 2026: UMK Kota Yogyakarta Tertinggi Rp2,827 Juta |
|
|---|
| PSS Sleman Ditinggal Cleberson, Super Elja Bidik Pemain Baru |
|
|---|
| Pastikan Perayaan Natal 2025 Aman dan Kondusif, Harda Keliling Pantau Pengamanan Gereja di Sleman |
|
|---|
| Pesan Terakhir Pelawak Kondang Yogyakarta Bambang Rabies Sebelum Tutup Usia |
|
|---|
| Rincian Kenaikan UMK DIY 2026: Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Breaking-News-Pasutri-Tewas-Tertimpa-Pohon-Tumbang-di-Ringroad-Monjali-Sleman.jpg)