Maknai Sumpah Pemuda, AWMI Gelorakan Semangat Berprestasi Lewat Muaythai

​Sebagai aksi nyata, AWMI secara aktif berkontribusi meningkatkan prestasi generasi muda melalui ajang bela diri bertajuk 'AWMI Super Fight'. 

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Dok.Istimewa
Ketua Umum AWMI, Dewanto P Siregar (kiri), saat menghadiri ajang AWMI Super Fight, di Jakarta, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Asosiasi World Muaythai Indonesia (AWMI) memaknai peringatan Hari Sumpah Pemuda 2025 dengan langkah konkret. 

Alih-alih sebatas seremonial, AWMI menyerukan implementasi semangat persatuan melalui pembinaan olahraga prestasi, khususnya di cabor muaythai, sebagai jawaban atas tantangan zaman.

​Ketua Umum AWMI, Dewanto P Siregar, menyatakan bahwa semangat Sumpah Pemuda yang dulu melebur sekat primordial untuk melawan penjajah fisik, kini harus dihidupkan kembali untuk menghadapi 'kolonialisme digital'.

​"Dulu musuh kita adalah penjajah. Sekarang, perpecahan datang dalam bentuk baru, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan polarisasi ekstrem di media sosial," tegasnya, Rabu (29/10/2025).

​Menurutnya, generasi muda di masa kini menghadapi tiga tantangan utama, yakni disinformasi digital, disintegrasi moral akibat budaya instan, dan kesenjangan keterampilan.

​Sebagai aksi nyata, AWMI secara aktif berkontribusi meningkatkan prestasi generasi muda melalui ajang bela diri bertajuk 'AWMI Super Fight'. 

Dewanto menyampaikan, langkah tersebut merupakan salah satu cara untuk mengubah perdebatan di dunia maya menjadi aksi nyata di dunia nyata lewat jalur prestasi.

​"Jangan hanya gantungkan otak di ponsel. Kita harus gantungkan cita-cita setinggi langit dan bekerja keras untuk mewujudkannya, dengan bekal ilmu, kejujuran, dan semangat persatuan," serunya.

​Komitmen pun dibuktikannya melalui gelaran akbar Yogyakarta Summer Fights Istimewa - AWMI Super Fight Festival pada April 2026 mendatang. 

Dengan menggandeng deretan stakeholder terkait, Summer Fight selaras rencaan digelar di lokasi ikonik, antara Candi Prambanan atau Tebing Breksi.

​Ia menjelaskan, pemilihan lokasi ini bertujuan memadukan olahraga prestasi dengan pesona budaya dan alam, untuk menciptakan atmosfer 'merdeka berbangsa, merdeka berbudaya'.

​"Event ini tidak hanya soal pertarungan. Kita juga akan hadirkan potensi lokal seperti Jathilan atau stand up comedy, agar lebih seru dan asyik," ungkapnya.

​Menurutnya, semangat yang digelorakan AWMI pun sejalan dengan pesan Presiden RI Prabowo Subianto pada peringatan Sumpah Pemuda tempo hari.

Presiden mengingatkan bahwa perjuangan belum selesai dan mengajak generasi muda melanjutkannya, untuk membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju dan sejahtera.

"Kini tugas kita adalah melanjutkan perjuangan mereka, melalui ilmu, kejujuran, disiplin, dan kerja keras. Kita harus membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju, modern, dan sejahtera," ujarnya, mengutip pesan presiden. (*)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved