PMI Kota Yogya dan Carani Hotel Jalin Kolaborasi, Galang Stok Darah Lewat Donor Massal

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogyakarta menggandeng kalangan perhotelan untuk mengamankan ketersediaan stok darah di wilayahnya. 

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUN JOGJA/AZKA RAMADHAN
DONOR DARAH : Agenda donor darah massal dengan penerjunan mobile unit PMI Kota Yogyakarta, di Carani Hotel Yogyakarta, Jumat (24/10/25). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogyakarta menggandeng kalangan perhotelan untuk mengamankan ketersediaan stok darah di wilayahnya. 

Kolaborasi diwujudkan melalui agenda donor darah massal menggunakan layanan mobile unit, seperti yang digelar di Carani Hotel Yogyakarta, Jumat (24/10/2025). 

Langkah tersebut dinilai strategis untuk menjaring pendonor baru, sekaligus memudahkan masyarakat yang lokasinya jauh dari markas PMI.

Hotel Manager Carani Hotel Yogyakarta, Syukri Kurniawan, mengungkapkan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian hari jadi hotel yang keempat.

Pemilihan aksi donor darah didasari oleh informasi menipisnya ketersediaan beberapa golongan darah yang dihimpun melalui PMI Kota Yogyakarta.

Menurut Syukri, layanan mobile unit PMI sangat membantu untuk menjangkau para calon pendonor di sekitar hotel, yang mungkin enggan atau kesulitan jika harus datang langsung ke markas PMI.

"Ketersediaan stok darah di Yogyakarta kan terbatas, sehingga kami berusaha menggalangnya dari masyarakat, dengan memboyong layanan PMI ke sini (hotel)," katanya.

Baca juga: BRMP DIY Kenalkan Alat Tanam Padi Manual ke Petani Kulon Progo, Tanam 1 Hektare Hanya Butuh 3 Jam

Pihak hotel melakukan sosialisasi melalui berbagai kanal, melalui siaran untuk lingkungan sekitar, pesan berantai via aplikasi, hingga ke komunitas perhotelan.

Bahkan, untuk menarik minat para pendonor, pihaknya pun menyediakan paket bingkisan sembako gratis bagi 50 pendaftar pertama.

"Alhamdulillah dari target awal 50 pendonor, jumlah pendaftar tercatat lebih dari 70 orang. Antusiasmenya tinggi. Tadi juga ada tamu yang pas mau check-out melihat ada donor, terus ikut mendaftar," ujarnya.

Sementara, Dokter Teknis PMI Kota Yogyakarta, Genny Suwandi, mengungkapkan, bahwa stok darah memang bersifat fluktuatif, selaras arus keluar dan masuk.

Ia merinci, di Kota Yogyakarta, stok darah (PRC) golongan A saat ini berada di angka 74 kantong, AB 95 kantong, O 134 kantong, dan B 153 kantong.

Menurutnya, kegiatan mobile unit dengan menyasar tempat-tempat strategis layaknya perhotelan, sangat vital untuk upaya regenerasi pendonor.

"Ini adalah kegiatan donor darah mobile unit, di mana kami menjaring pendonor baru atau sukarelawan yang misalnya belum pernah donor," terangnya.

Melalui kolaborasi tersebut, pihaknya berharap bisa meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah bagi kesehatan dan kemanusiaan.

Terlebih, seiring maraknya event-event donor darah massal yang diinisiasi oleh berbagai kalangan, minat generasi muda untuk ikut mendonorkan darahnya pun semakin meningkat.

"Sekarang banyak anak-anak muda, generasi muda, kelahiran 2004, 2005, yang aktif donor darah. Kami sosialisasi terus ke kampus-kampus dan sekolah melalui PMR," cetusnya. (aka)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved