Stok Menipis, PMI Sleman Genjot Layanan Donor Darah Jemput Bola di Masjid-masjid

Jika melihat persediaan darah di PMI Sleman, per Jumat (27/2/2026) pagi, stoknya cenderung menipis.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Yoseph Hary W
Istimewa
DONOR DARAH: Bupati Sleman, Harda Kiswaya donor darah pasca kegiatan safari tarawih bulan Ramadhan 1447 H di Masjid Markazul Islam Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta, Balong, Donoharjo, Ngaglik, Sleman, pada Kamis (26/2) malam. 
Ringkasan Berita:
  • PMI Sleman menggenjot layanan donor darah jemput bola hingga ke masjid usai salat tarawih selama Ramadan untuk menjaga stok darah agar tidak kosong
  • Bupati Sleman Harda Kiswaya turut donor darah usai safari tarawih dan mengapresiasi kegiatan tersebut

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman menggenjot layanan donor darah jemput bola, termasuk menyasar masjid usai salat tarawih demi memenuhi kebutuhan darah selama bulan Ramadhan. Hal ini dilakukan agar stok darah selalu ada dan tidak sampai kekurangan. 

Kepala Unit Donor Darah (UDD) dr. Raden Hari Ahmad Muhsin mengatakan, dalam upaya memenuhi kebutuhan darah, pihaknya berjibaku dengan mengadakan donor di dalam gedung, menjalankan mobil unit donor ke masjid-masjid selepas salat tarawih maupun bekerjasama dengan PMI lain untuk memenuhi kebutuhan darah. 

"Karena stok tidak boleh kosong," katanya, Jumat (27/2/2026). 

Stok menipis

Jika melihat persediaan darah di PMI Sleman, per Jumat (27/2/2026) pagi, stoknya cenderung menipis. Darah Whole Blood (WB) misalnya tiap golongan (A, B, O, AB) rata-rata hanya 2-3 kantong. Kemudian Packed Red Cells (PRC) di kisaran seratusan, hanya AB yang lebih sedikit hanya 27 kantong. Komponen darah Thrombocyte Concentrate (TC) golongan B dan AB kosong sementara A dan O hanya 3 dan 4 kantong. Sedangkan Fresh Frozen Plasma (FFP) 40-50 tiap golongan darah. Stok ini sangat fluktuatif. 

Menurut Muhsin, stok tersebut merupakan yang tersedia di PMI Sleman sebagai stok aman untuk bisa memenuhi kebutuhan permintaan dari rumah sakit, yang mayoritas di atas 10 kantong per hari. Donor darah di bulan Ramadan digencarkan agar stok tidak kekurangan. 

"Untuk Minggu lalu saja, kita kekurangan 350 kantong," kata Muhsin. Stok tersebut dipenuhi dengan mengambil kantong darah dari PMI Surakarta. 

Donor Pasca-Tarawih

Bupati Sleman, Harda Kiswaya menyempatkan donor darah pasca kegiatan safari tarawih bulan Ramadhan 1447 H di masjid Markazul Islam Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta, Balong, Donoharjo, Ngaglik, Sleman, pada Kamis (26/2) malam. 

Harda mengapresiasi aksi donor darah yang diadakan di lingkungan Pondok Pesantren. Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan motivasi sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat untuk turut melakukan aksi serupa guna memenuhi kebutuhan darah yang ada di Kabupaten Sleman.

“Kebutuhan darah di Sleman ini banyak. Semoga dengan adanya ini, bisa menjadi contoh bagi masyarakat,” ucap dia.(*) 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved