Waspada! Bencana Hidrometeorologi Mengintai 44 Kalurahan di Sleman Yogyakarta

Pancaroba datang, cuaca ekstrem hingga bencana hidrometeorologi mengancam DI Yogyakarta, khususnya Sleman. 

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Dok. Istimewa
BENCANA HIDROMETEOROLOGI - (Dokumentasi) Bangunan Joglo di wilayah Gedongan, RT 06 Sinduadi, Mlati ambruk pascadiguyur hujan disertai angin kencang Rabu (15/10/2025) sore. Pancaroba datang, cuaca ekstrem hingga bencana hidrometeorologi mengancam DI Yogyakarta, khususnya Sleman.  

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pancaroba datang, cuaca ekstrem hingga bencana hidrometeorologi mengancam DI Yogyakarta, khususnya Sleman

Yang terbaru, hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Sleman pada Rabu (15/10/2025) sore, mengakibatkan sebuah joglo ambruk secara tiba-tiba. 

Insiden ini menyebabkan delapan orang terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Sleman, Bambang Kuntoro mengatakan, bangunan joglo ambruk terjadi di wilayah Gedongan, RT 06 Sinduadi, Mlati. Joglo yang roboh tersebut merupakan fasilitas kos. 

"8 orang dibawa ke rumah sakit. Berdasarkan informasi, dari 8 orang, pulang 5, rawat inap 3," kata Bambang, Rabu malam. 

Menurut dia, hujan disertai angin kencang pada Rabu (23/10) kemarin, menyebabkan 6 kejadian di Mlati. 

Selain joglo ambruk, mayoritas kejadian pohon tumbang. Di Kapanewon Sleman, dampak hujan menyebabkan 6 titik kejadian bencana

Lokasi cukup parah terjadi di Tridadi, yakni seputar lapangan tenis terdapat 4 pohon tumbang. Kemudian di Jaban atap rumah warga beterbangan dan sebabkan genting pecah. 

Sedangkan di Gamping, hujan angin sebabkan 2 kejadian bencana, antara lain di jalan Jambon Trihanggo sebuah pohon tumbang menimpa mobil, lalu di Nyamplung Kidul, Balecatur sebuah pohon Sengon diameter 30 sentimeter tumbang 

"Di Balecatur pohon tumbang menutup akses jalan kampung, sudah terkondisi," ujarnya.    

Bambang menyampaikan, hujan deras disertai angin kencang yang melanda Sleman berdampak pada tiga Kapanewon yaitu Mlati, Sleman dan Gamping. 

Di kapanewon Sleman, hujan disertai angin menyebabkan beberapa pohon di depan lapangan tenis Tridadi bertumbangan. 

Batang pohon bahkan melintang menutup badan jalan KRT Pringgodiningrat. Saat ini petugas telah melakukan proses evakuasi. 

"Di area Jombor Jalan Magelang Pohon tumbang menimpa jaringan listrik. Di Kebonagung Tridadi, pohon tumbang melintang di jalan," katanya. 

Di wilayah Mlati, hujan disertai angin kencang  menyebabkan bencana pohon tumbang melintang sungai di seputar Mbok Berek Resto Jalan Magelang. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved