Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia, Pemkab Sleman Gelar Pelayanan KB Gratis

Kepala Dinas P3A2KB Kabupaten Sleman, dr. Novita Krisnaeni mengatakan, bakti sosial yang dilaksanakan berupa pelayanan KB IUD dan Implan.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Yoseph Hary W
Dok. Pemkab Sleman
GRATIS: Penyelenggaraan bakti sosial pelayanan KB gratis dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia, Kamis (11/9/2025) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Sleman menyelenggarakan bakti sosial pelayanan KB gratis. Kegiatan baksos ini dalam rangka memperingati World Contraception Day atau Hari Kontrasepsi Sedunia

Kepala Dinas P3A2KB Kabupaten Sleman, dr. Novita Krisnaeni mengatakan, bakti sosial yang dilaksanakan berupa pelayanan KB IUD dan Implan. Tahun ini kegiatan diselenggarakan di 8 titik, dan bekerja sama dengan faskes yang telah terdaftar di aplikasi SIGA Kemendugbangga Pusat. Satu titik lokasinya adalah PKU Muhammadiyah Gamping. 

"Yang membedakan dengan peringatan tahun-tahun sebelumnya adalah tahun ini target capaian dikhususkan untuk peserta KB baru tanpa mengesampingkan pelayanan pada peserta lama yang ingin ikut KB ulangan maupun mau ganti cara," kata Novita, Kamis (11/9/2025). 

Target Kabupaten Sleman dapat menjangkau untuk peserta baru ribuan akseptor. Di antaranya adalah peserta KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) baru sebanyak 712 akseptor. Kemudian peserta KB Pasca Persalinan (KBPP) 470 akseptor.

Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Mohammad Iqbal Apriansyah, yang hadir dalam kegiatan baksos tersebut mengapresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan Dinas P3A2KB Kabupaten Sleman. Menurutnya, bakti sosial pelayanan KB ini tidak hanya bertujuan untuk mengendalikan kelahiran, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan merencanakan jumlah dan jarak kelahiran anak sesuai dengan kemampuan dan kondisi kesehatan.

"Momen ini juga sebagai langkah penurunan angka prevalensi stunting di Indonesia dengan memperhatikan pendekatan budaya kewilayahan, termasuk di Kabupaten Sleman yang memiliki berbagai inovasinya," ujar dia.(*) 

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved