Berita Sleman

Pembangunan Gedung Parkir Pasar Induk Godean Sleman Selesai September 2025

Pasar Godean, di kalurahan Sidoagung, Kabupaten Sleman bisa ditempati dan beroperasi setelah gedung parkir selesai dibangun

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com/Istimewa
BANGUN PARKIRAN: Pembangunan gedung parkir pasar induk Godean di Kalurahan Sidoagung, Kabupaten Sleman. 

Kejaksaan Ikut Dampingi Proyek Pembangunan Parkir Pasar Godean 

Tribunjogja.com Sleman --- Pasar Godean, di kalurahan Sidoagung, Kabupaten Sleman bisa ditempati dan beroperasi setelah gedung parkir selesai dibangun. 

Adapun pembangunan gedung parkir, saat ini telah mencapai 95 persen. 

Struktur utama sudah selesai dikerjakan dan kini tinggal pekerjaan finishing. 

Gedung parkir di sebelah utara pasar ini ditargetkan rampung sesuai waktu yang ditetapkan. 

"Progres sudah mencapai 95 persen. Khusus gedung parkir ditargetkan awal September sudah 100 persen. Insya Allah siap beroperasi pada awal Oktober karena menunggu penyelesaian pekerjaan jembatan penghubung gedung parkir dengan pasar yang dikerjakan perusahaan lainnya," terang Manajer proyek parkir Pasar Godean dari PT Simba Hutama Karya (SHK), Yuli Setiawan.

Pasar Godean, Sleman
Pasar Godean, Sleman (KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA)

Kontrak pekerjaan pembangunan gedung parkir Pasar Godean dilakukan pada 15 Maret 2025. 

Hingga akhir Agustus 2025 proyek tersebut telah mencapai 95 persen. 

Sesuai kontrak, pengerjaan gedung parkir Pasar Induk Godean ditargetkan selesai September 2025.

Kontraktor saat ini telah merampungkan pekerjaan struktur utama dan tinggal penyelesaian perapihan atau finishing berupa pengecatan dan pemasangan paving bagian halaman depan. 

Menurut Yuli, sesuai kontrak, waktu yang diberikan untuk pengerjaan proyek ini 180 hari kalender. Namun sempat tertunda pengerjaannya karena berbarengan dengan cuti Lebaran Idul Fitri pada akhir Maret.

"Selain tertunda libur cuti bersama Lebaran, ternyata juga dibutuhkan penataan dan pengukuran ulang lapangan. Sehingga efektif kerja kita sudah tertunda selama sekitar satu setengah bulan. Namun dengan metode kerja kami, Alhamdulillah proses pengerjaan bisa diselesaikan sebelum jatuh tempo di kontrak," kata dia.

Baca juga: Sosok Nafa Indria Urbach Anggota DPR RI Asal Magelang yang Turut Komentari Tunjangan Dewan

Kualitas Bangunan 

Tim Pelaksana proyek, Nisrina Sausan menambahkan, untuk mencapai target, jumlah tenaga kerja telah dimaksimalkan. 

Jumlahnya sekira 50 pekerja yang dilibatkan. 

Mereka terbagi dalam tiap divisi. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved