Gelar Rakerda, Partai Demokrat DIY Bidik Kembali Kursi DPR RI di Pemilu 2029

Kondisi Partai Demokrat di Yogyakarta saat ini jauh berbeda dibandingkan masa kejayaan 2009 maupun 2014.

TRIBUNJOGJA.COM/ HANIF SURYO
RAKERDA - Sekretaris Jenderal(Sekjen) Partai Demokrat, Herman Khaeron ditemui di Yogyakarta, Jumat (29/8/2025). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - DPD Partai Demokrat DIY menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Yogyakarta, Jumat (29/8/2025), dengan agenda utama evaluasi dan rekonstruksi kekuatan politik partai di daerah tersebut.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan bahwa Rakerda ini menjadi momentum penting untuk menyusun strategi merebut kembali kursi di parlemen pada Pemilu 2029.

“Pertama, tentu esensi dilaksanakannya Rakerda ini bukan hanya untuk mengevaluasi, tetapi lebih jauh lagi untuk merekonstruksi kembali Demokrat di Yogyakarta. Karena kita tahu, Demokrat di Yogyakarta pernah menang besar pada tahun 2009. Saat itu kami berhasil menempatkan dua kader Partai Demokrat sebagai anggota DPR RI, kemudian memperoleh 10 kursi di DPRD Provinsi, dan tentu saja sebaran kursi di kabupaten/kota juga tinggi,” ujar Herman 

Ia menambahkan, kondisi Demokrat di Yogyakarta saat ini jauh berbeda dibandingkan masa kejayaan 2009 maupun 2014. 

“Kalau kita mundur sedikit ke 2014, kami masih memiliki satu kursi DPR RI dari Yogyakarta dan cukup banyak kursi di DPRD. Namun, kondisi hari ini berbeda: kita tidak memiliki wakil, baik di DPR RI maupun di DPRD Provinsi. Karena itu, hal-hal seperti inilah yang harus dibicarakan dalam Rakerda, agar menghasilkan program konkret yang dapat membawa Demokrat kembali meraih kursi pada Pemilu 2029,” tegasnya.

Selain konsolidasi internal, Herman menegaskan bahwa Demokrat juga harus ikut menyukseskan program pemerintahan.

“Kami memantapkan kembali bahwa Demokrat harus ikut menyukseskan program dan kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Itu adalah amanah besar yang harus kami dukung. Jangan sampai ada kebijakan atau sikap yang justru bertentangan dengan tujuan pemerintah,” ucapnya.

Baca juga: 5 Poin Pernyataan Presiden Prabowo pada 29 Agustus 2025 Usai Tragedi Affan Kurniawan

Herman juga meminta seluruh kader Demokrat membuka kanal komunikasi dengan masyarakat.

“Kita harus lebih sensitif terhadap situasi masyarakat hari ini. Karena itu, kami membuka kanal informasi. Silakan seluruh kader Demokrat di Yogyakarta membuka kanal komunikasi dengan rakyat. Dari DPP, kami pun membuka diri berkomunikasi dengan seluruh kader di daerah. DPD maupun DPC jika ingin menyampaikan aspirasi, silakan langsung kirimkan ke Sekjen. Kami terbuka, karena kami ingin mengetahui secara langsung apa yang sebenarnya diharapkan oleh masyarakat Yogyakarta,” katanya.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya menyiapkan calon legislatif yang kuat untuk Pemilu mendatang. 

“Kami menekankan pentingnya mulai mencari figur-figur yang tepat untuk dijadikan calon wakil rakyat dari daerah ini. Tujuannya jelas, agar Demokrat kembali bisa menempatkan kursi di DPR RI, DPRD Provinsi, maupun DPRD kabupaten/kota. Selain itu, Demokrat juga harus mempersiapkan diri untuk ikut serta dalam kontestasi Pilkada, dua tahun setelah Pemilu, sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi,” ujar Herman.

Terkait dinamika nasional saat ini, Herman menyampaikan bahwa Partai Demokrat turut merasakan apa yang dialami masyarakat.

“Demokrat tentu merasakan apa yang dirasakan rakyat. Kami berempati terhadap perjuangan rakyat dan ikut serta mencarikan solusi terbaik atas tuntutan-tuntutan mereka,” jelasnya.

Herman menegaskan, aspirasi masyarakat yang disampaikan lewat demonstrasi harus dihargai. 

“Saya pribadi dulu juga aktif dalam gerakan mahasiswa, dan saya tahu betul bahwa demonstrasi adalah jalan terakhir dalam menyampaikan aspirasi ketika saluran formal tersumbat. Kalau masyarakat mengoreksi kebijakan, ya mari kita koreksi. Tidak masalah bagi saya, karena sebagai wakil rakyat kita memang harus mendengarkan aspirasi,” katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved