ASN Kemlu Asal Jogja Meninggal

Cerita Keluarga Diplomat Arya Daru Terima Amplop Berisi Pola Bintang, Hati dan Bunga Kamboja

kasus itu terjadi, pihak keluarga Arya Daru Pangayunan menerima sebuah amlop warna coklat berisikan sejumlah simbol yang sampai saat i

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Iwan Al Khasni
Instagram @ddaru_chee
Foto Arya Daru Pangayunan, diplomat Kemlu yang ditemukan meninggal dunia di kosnya di Jakarta, 8 Juli 2025 


Bantul Tribunjogja.comArya Daru ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kostnya di Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat pada 8 Juli 2025 dengan kondisi yang semua orang tahu.

Dan setelah beberapa lama kasus itu terjadi, pihak keluarga Arya Daru Pangayunan menerima sebuah amlop warna coklat berisikan sejumlah simbol yang sampai saat ini masih menjadi misteri.

Pernyataan ini disampaikan tim penasihat hukum Nicholay Aprilindo, saat jumpa pers di Yogyakarta, Sabtu (23/8/2025).

Foto Arya Daru Pangayunan, diplomat Kemlu yang ditemukan meninggal dunia di kosnya di Jakarta, 8 Juli 2025
Foto Arya Daru Pangayunan, diplomat Kemlu yang ditemukan meninggal dunia di kosnya di Jakarta, 8 Juli 2025 (Instagram @ddaru_chee)

Dia menyampaikan amlop coklat itu diserahkan oleh seseorang misterius yang tidak dikenal oleh pihak keluarga.

Amlop itu diserahkan sehari setalah prosesi pemakaman almarhum Arya Daru Pangayunan.

"Dari keluarga menerima amplop cokelat dari orang misterius. Orang itu memberikan kepada ART (asisten rumah tangga) lalu pergi," ujar Nicholay.

Adapun isi amlop tersebut menurut Nicholay berupa gabus berpola bintang-bintang, hati dan bunga kamboja.

Saat dikonfirmasi kepada pihak keluarga, istri almarhum menyampaikan tidak mengenal sosok pengirim amplop coklat tersebut.

PEMAKAMAN - Keluarga Diplomat Ahli Muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan, mengikuti prosesi pemakaman almarhum Daru di Pemakaman Sunthen, Jomblangan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Rabu (9/7/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.
PEMAKAMAN - Keluarga Diplomat Ahli Muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan, mengikuti prosesi pemakaman almarhum Daru di Pemakaman Sunthen, Jomblangan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Rabu (9/7/2025) sekitar pukul 17.00 WIB. (Tribun Jogja/ Neti Istimewa Rukmana)

"Istrinya tidak tahu siapa, keluarganya juga tidak tahu," tutur Nicholay.

Amplop coklat tersebut juga disampaikan Nicholay telah diserahkan ke Kompolnas untuk bahan pertimbangan pengusutan peristiwa kematian misterius Arya Daru.

Dari sejumlah kejanggalan itu, pihak keluarga meminta Polisi melakukan penyelidikan ulang peristiwa kematian misterius Arya Daru Pangayunan.

"Kami meminta kepada pihak kepolisian RI, dalam hal ini Polda Metro Jaya, untuk kembali melakukan penyelidikan secara komprehensif. Lebih baik lagi, penyelidikan ini diambil alih langsung oleh Mabes Polri," pungkasnya

Kejanggalan Kasus

Menurut tim penasihat hukum keluarga almarhum, Nicholay Aprilindo dan Dwi Librianto, melihat ada sejumlah kejanggalan pada kematian sang diplomat.

"Sehingga pada kesimpulan sementara bahwa kematian almarharum ada pihak lain yang terlibat dan kematian almarhum ada satu rangkain tindak pidana, tidak berdiri sendiri," jelas Nicholay.

Pihaknya menyakini Arya Daru tewas karena dibunuh oleh seorang yang profesional.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved