Serapan Penukaran Uang Baru BI Capai Rp 3,5 Triliun

Serapan penukaran uang baru melalui Semarak Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi) Bank Indonesia mencapai Rp 3,5 triliun.

Tribun Jogja/Christi Mahatma Wardhani
Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Sri Darmadi Sudibyo. 

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Serapan penukaran uang baru melalui Semarak Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi) Bank Indonesia mencapai Rp 3,5 triliun.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Sri Darmadi Sudibyo mengatakan untuk menjaga ketersediaan uang layak edar (ULE) menjelang Idulfitri, BI menyediakan Rp 4,99 triliun. Angka ini meningkat 8,24 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp 4,61 triliun.

“Rangkaian layanan penukaran uang baru berlangsung mulai 13 Februari hingga 17 Maret 2026, total ada 42 titik penukaran,” katanya, Selasa (17/3/2026).

Layanan penukaran uang tersebut dilaksanakan di 6 masjid, kas keliling, layanan penukaran terpadu, layanan penukaran melalui 34 kantor perbankan, hingga Stasiun Yogyakarta.

“Tujuannya memang untuk mempermudah masyarakat. Ini juga wujud komitmen Bank Indonesia dan perbankan untuk menjaga ketersediaan uang Rupiah di masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri tahun 2026,” sambungnya.

Kepala Unit PUR KPw BI DIY, Rachmad Hendrawan menerangkan penyediaan ULE di DIY disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat melalui perbankan.

“Jadi kami berkoordinasi dengan perbankan, untuk menghitung kebutuhan uang. Sehingga kami menyediakan ULE berdasarkan masukan dari perbankan,” terangnya.

Ia menambahkan dari proyeksi kebutuhan Rp 4,99 triliun, telah terserap sekitar Rp 3,5 triliun, yang telah didistribusikan melalui berbagai kanal.

“Untuk khusus kas keliling itu sekitar Rp 28 miliar,” imbuhnya. 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved