Miras Oplosan Maut Renggut 7 Nyawa di Semarang dan Surabaya

Miras oplosan kembali memakan korban jiwa. Kali ini miras oplosan maut merenggut 7 pemuda di Semarang dan Surabaya.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
dok.is/via Tribun Pontianak
Ilustrasi Miras Oplosan 

TRIBUNJOGJA.COM, SEMARANG - Miras oplosan kembali memakan korban jiwa.

Kali ini miras oplosan maut merenggut 7 pemuda di Semarang dan Surabaya.

Rinciannya, 4 pemuda tewas setelah menenggak miras oplosan di Semarang.

Para korban, yakni Arya (22) dari Kampung Manis Kelurahan Dadapsari, Andika (21) dari Perbalan Kelurahan Purwosari, Depi (21) dari Kaligawe, Genuk, dan Hendi (22) dari Pasar Bulu diketahui meninggal pada Jumat (5/1/2024) hingga Minggu (7/1/2024) lalu.

Sebelum meninggal, para korban diketahui menggelar pesta miras oplosan di Kampung Kerapu Timur, Kuningan, Kecamatan Semarang Utara, Kamis (4/1/2024).

Sementara di Surabaya, tiga mahasiswa juga tewas setelah menggelar pesta miras oplosan.

Pesta miras oplosan tersebut dilakukan oleh ketiga korban yakni OKM, WAA, dan RAM di sebuah warkop di sebelah kampusnya pada Kamis (4/1/2024).

Keesokan harinya, WAA dikabarkan meninggal dunia di kediamannya, Bojonegoro.

Beberapa jam kemudian, giliran OKM yang meninggal di Lamongan, daerah asalnya.

Lalu disusul RAM, mahasiswa asal Surabaya pada Sabtu (6/1/2024) sekira pukul 23.00 WIB.

Dikutip dari Tribun Jateng, Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar mengungkapkan, dalam kasus miras oplosan maut di Semarang ini, para korban meninggal di waktu dan lokasi berbeda.

Satu korban meninggal pada Jumat (5/1/2024), 2 korban meninggal pada Sabtu (6/1/2024) dan satu korban meninggal pada Minggu (7/1/2024).

Baca juga: Motif Istri di Pasaman Barat Bunuh Suami Sendiri Pakai Obat Rumput, Mayat Dibuang di Dekat Kandang

Selain menewaskan 4 orang, miras oplosan maut itu juga menyebabkan 6 lainnya harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami keracunan.

Empat orang di antaranya dirawat di RS Bhayangkara, sedangkan dua lainnya sudah diperbolehkan pulang.

Kini, pihak kepolisian menggandeng tim forensik untuk mengidentifikasi kandungan dalam minuman yang dikonsumsi korban.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved