Kos-Kosan Sewon di Bantul Terbakar, Diduga Karena Korsleting Listrik
Mereka pun sempat melakukan upaya pemadaman api dengan alat seadanya. Namun, hal itu tidak membuahkan hasil.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sebuah kos-kosan yang berada di Padukuhan Ngireng Ireng, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, terbakar pada Minggu (5/11/2023) dini hari.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, menyampaikan kos yang dimiliki oleh Muhali (55) itu terbakar diduga karena korsleting arus listrik.
Adapun kronologi kejadian kebakaran itu diketahui oleh tetangga korban yang berada di utara kos-kosan korban.
"Sekira pukul 01.00 WIB, seorang tetangga korban sedang mencuci pakaian. Tiba-tiba ia melihat ada kobaran api yang menyala di bagian atap lantai dua bagaian kamar tengah kos-kosan korban," katanya kepada wartawan, Minggu (5/11/2023).
Melihat itu, seorang tetangga korban itu langsung memberitahu rekannya yang kemudian bersama-sama meminta bantuan memadamkan kobaran api tersebut kepada warga di sekitarnya.
Mereka pun sempat melakukan upaya pemadaman api dengan alat seadanya. Namun, hal itu tidak membuahkan hasil.
Akhirnya tetangga korban ada yang menghubungi BPBD Bantul dan Polsek Sewon untuk memberitahu kejadian tersebut.
Tak lama kemudian, dua unit pemadam kebakran dari BPBD Bantul datang membantu memadamkan kobaran api di kos-kosan milik Muhali.
Jajaran Polsek Sewon yang turut datang ke tempat kejadian perkara juga membantu memadamkan kobaran api.
"Sekira pukul 02.00 WIB kobaran api berhasil dipadamkan," kata Iptu Jeffry.
Tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut. Pasalnya, saat kebakaran berlangsung pemilik kos-kosan itu sedang tidak ada di dalam kos-kosannya.
Akan tetapi, dengan adanya kebakaran itu, pemilik kos-kosan mengalami kerugian yang diperkiarakan mencapai sekitar Rp8 juta.
Sebab, terdapat beberapa barang yang rusak dan ludes dilalap si jago merah.
"Kerusakan yang diakibatkan dengan adanya kebakaran tersebut antara lain berupa pintu kamar kos, cendela, atap rumah, barang-barang berupa satu unit kulkas, dua unit kipas angin dan satu unit magicom," tutup Iptu Jeffry. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kebakaran-kos-kosan-di-Ngireng-Ireng-Bantul.jpg)