Berita Sleman Hari Ini

Progres Konstruksi Jalan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Capai 59,26 Persen, Ini Detailnya

Pembangunan jalan Tol Jogja-Bawen seksi 1 yang menghubungkan Junction Sleman hingga Simpang Susun (SS) Banyurejo terus berjalan.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Dok PT JJB
Pembangunan konstruksi jalan tol Jogja - Bawen seksi 1, di seputar Selokan Mataram yang menghubungkan dari Junction Sleman di Tirtoadi hingga simpang susun di Kalurahan Banyurejo. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pembangunan jalan Tol Jogja-Bawen seksi 1 yang menghubungkan Junction Sleman hingga Simpang Susun (SS) Banyurejo terus berjalan.

Progres konstruksi hingga kini telah mencapai 59,26 persen. Ada beberapa pekerjaan yang sedang digarap di lahan yang sudah bebas.

Yaitu timbunan tanah untuk pembuatan badan jalan, borepile, pembuatan beton pilecap, kolom, dan portal serta pembesian plat lantai jembatan. 

Baca juga: Polres Magelang Kota Amankan Remaja yang Kedapatan Bawa Celurit Sambil Berkendara saat Malam Hari

"PT Jasamarga Jogja-Bawen mencatat progres kontruksi seksi 1 telah mencapai 59,26 persen," kata Direktur Utama PT Jasamarga Jogja-Bawen (JJB) A.J. Dwi Winarsa melalui keterangan resminya, Rabu (25/10/2023). 

Saat ini, kata Dwi, pihaknya juga telah berhasil melaksanakan pekerjaan erection girder di 4 lokasi.

Antara lain di STA 68+825 Kalurahan Banyurejo. Kemudian STA 72+950 Kalurahan Margokaton, STA 0+800 Kalurahan Sumberejo, dan STA 75+800 Kalurahan Tirtoadi.

Keberhasilan pekerjaan pemasangan gelagar beton ke atas tumpuannya ini menjadi sinyal positif pembangunan jalan tol

Adapun untuk progres pembebasan lahan, hingga bulan Oktober 2023 ini telah mencapai 80,15 persen. Untuk pengadaan lahan tambahan, sudah dilakukan musyawarah di 7 Kalurahan.

Meliputi Kalurahan Tirtoadi, Margomulyo, Margodadi, Margokaton, Banyurejo, Tambakrejo dan Sumberejo.

Bahkan Uang Ganti Kerugian (UGK) telah dibayarkan di 3 Kalurahan yaitu, Tirtoadi, Margomulyo dan Sumberejo.

Untuk keempat Kalurahan lainnya masih dalam proses pemberkasan. Jika sudah mendapatkan persetujuan pembayaran dari LMAN maka akan segera dibayarkan. 

"Adapun terkait bangunan cagar budaya di Padukuhan Pundong 2, Tirtoadi yang terkena proyek jalan tol Yogyakarta - Bawen, saat ini telah dilakukan survey dan review terkait Rincian Anggaran Biaya (RAB) untuk Relokasi Cagar Budaya oleh Dinas Kebudayaan DIY," ujar Dwi. 

Bangunan cagar budaya yang terdampak proyek strategis nasional di Padukuhan Pundong 2 ini adalah Ndalem Mijosastran.

Keluarga Pemegang Hak Waris, Widagdo Marjoyo sebelumnya berharap bangunan cagar budaya berbentuk rumah limasan tradisional itu secepatnya segera direlokasi sesuai target yang ditentukan oleh pihak tol. Sebab, semua dokumen yang dibutuhkan sudah lengkap semua. 

"Ya, kami berharap semakin cepat, semakin baik," katanya. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved