Berita Bantul Hari Ini
Perangkat OLT di Bantul Dicuri Maling, Kerugian Capai Rp270 juta
Perangkat optical line termination (OLT) yang merupakan layanan jaringan optik pasif milik PT. Icon Plus hilang dicuri maling.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Perangkat optical line termination (OLT) yang merupakan layanan jaringan optik pasif milik PT. Icon Plus hilang dicuri maling.
Kapolsek Srandakan, Kompol Gunardi, mengkonfirmasi, kasus pencurian itu terjadi di Padukuhan Sapuangin, Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul dan baru diketahui pada Minggu (1/10/2023) sekitar pukul 00.40 WIB.
Sebelum kasus pencurian itu diketahui, perusahaan tersebut sempat mendapatkan laporan mengenai jaringan optik yang loss system.
Baca juga: Barcelona Ingin Jual Ansu Fati Secara Permanen di 2024, Ini Alasannya
Laporan itu langsung ditindak oleh pihak PT. Icon Plus.
"Sesampai di lokasi kejadian, selanjutnya petugas tersebut memeriksa box (OLT). Petugas itu sempat merasa curiga, karena sewaktu mau membuka kunci box (OLT) ternyata kondisi kunci sudah jebol/rusak," jelasnya, Selasa (3/10/2023).
Setelah dilakukan pengecekan, ternyata terdapat barang yang hilang berupa satu unit perangkat OLT merk huawei dan baterai merk Sacred Sun.
Atas kejadian tersebut PT. Icon Plus mengalami kerugian sekitar Rp270 juta, yang kemudian kejadian itu dilaporkan ke Polsek Srandakan.
"Hingga saat ini, kasus pencurian itu masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan," tandasnya. (nei)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-bantul_20180731_185700.jpg)