Royal Ambarrukmo Yogyakarta Hadirkan Budaya Jawa
Royal Ambarrukmo Yogyakarta semakin meneguhkan dirinya sebagai satu-satunya heritage hotel yang memiliki ikon budaya Jawa.
Penulis: ribut raharjo | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Royal Ambarrukmo Yogyakarta semakin meneguhkan dirinya sebagai satu-satunya heritage hotel yang memiliki ikon budaya Jawa.
Kini, Pendopo Agung Royal Ambarrukmo Yogyakarta tidak pernah sepi dari kegiatan nguri-uri budaya Jawa dengan menghadirkan tarian klasik Jawa, macapat, pentas suling bambu dan lainnya.
Demikian disampaikan General Manager Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Herman Courbois, kala bertandang ke Kantor Tribun Jogja, Senin (9/11/2020).
Herman didampingi Director of Sales and Marketing, Maya Dewi dan Marketing and Communication Manager, Maria Perwitasari.
Kehadiran mereka diterima Pemimpin Redaksi Tribun Jogja, Ribut Raharjo, News Manager, Sigit Widya dan Puspita Puput.
“Kita berada di Yogyakarta yang sangat kental dengan budaya Jawa. Makanya harus dihadirkan di hotel. Kita harus benar-benar menjadi ikon budaya, itu yang dicari tamu,” ungkap Herman yang fasih berbahasa Indonesia.
Bahkan Herman terlibat langsung dalam nguri-uri budaya Jawa ini seperti belajar bahasa Jawa, macapat dan bahkan ziarah ke makam raja.
Sebelumnya, hotel bintang 5 yang mempunyai 247 kamar dan berbagai fasilitas modern terbaik di kelasnya ini, beberapa waktu lalu bekerjasama dengan PT Angkasa Pura 1 - YIA melakukan penanaman 11 pohon yang berasal dari Kebon Raja Pesanggrahan Ambarrukmo yang kini disebut Royal Garden.
( tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gm-royal-ambarrukmo-herman-courbois.jpg)