Banjir dan Longsor DIY
Kali Oya Meluap, Begini Dampaknya
Meluapnya air dari Kali Oya menyebabkan jalan Yogya-Wonosari tidak bisa dilalui sampai saat ini
Penulis: trs | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Meluapnya air dari Kali Oya menyebabkan jalan Yogya-Wonosari tidak bisa dilalui sampai saat ini, untuk sementara jalur dialihkan dari arah Sambi ke Nglipar.
"Sementara jalur dialihkan dari arah Sambi ke Nglipar, jadi untuk arus dari Wonosari, dan juga Yogya total tidak bisa dilewati," ujar Bripka Giman, Bhabinkamtibmas Desa Bunder, Polsek Patuk, Selasa (28/11/2017).
Ia mengatakan penyebab dari meluapnya Kali Oya ke jalan dikarenakan kali bagian utara tidak bisa menampung debit air yang mengalir dari Kali Oya.
"Kali Oya itu kan besar, terus kali sebelah utaranya itu kecil, jadi tidak bisa menampung debit air yang mengalir," jelasnya.
Tinggi air yang meluap ke jalan sekitar satu meter lebih, atau setinggi perut orang dewasa.
Kendaraan bermotor tampak memutar arah untuk melewati jalur Nglipar.
Giman mengatakan, ada sekitar 10 sampai 15 rumah yang terkena dampak luapan air Kali Oya.
Sementara, tidak ada korban jiwa.
"Korban tidak ada, warga bersama Bhabinkamtibmas membantu evakuasi kendaraan yang macet, kita membantunya dengan mendorong kendaraan itu," ucapnya.
Warga yang rumahnya terkena luapan air Kali Oya telah dievakuasi ketempat yang lebih tinggi.
Baca: Sungai Oya Meluap, Arus Jalan Siluk - Panggang Lumpuh
Seorang pengendara, Dirman (32) mengatakan dirinya mau pulang ke Wonosari setelah bekerja di Yogyakarta, tapi karena jalur tidak bisa dilewati dan khawatir motornya mogok, terpaksa ia mengambil jalur yang lebih jauh.
"Mau tidak mau putar arah lewat Nglipar mas, kalau dipaksain takutnya motor saya mogok. Airnya juga sudah tinggi, jadi gak berani," tandasnya.
Tarsih, warga Desa Bunder, Patuk, Gunungkidul mengatakan, hujan sudah berlangsung dari kemarin, dan belum berhenti sampai sekarang.
"Kemarin hujannya tidak sederas ini, hanya hujan biasa saja sama rintik-rintik, sekarang ini deras jadi air dari Kali juga ikut meluap," terang Tarsih.
Hujan deras ini diketahuinya sudah berlangsung dari jam 09.00 WIB, dan membuat khawatir dirinya dan warga yang lainnya, terutama rumah yang terkena luapan air.
"Awalnya itu masih selutut, sekarang lihat saja, sudah tidak bisa dilewati, karena memang air sudah tinggi," tuturnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kali-oya-meluap-1_20171128_165010.jpg)