Menengok GPIB Beth-El, Gereja Tertua di Kota Magelang

Bangunannya klasik, tampak mencolok di antara gedung-gedung modern di sekitarnya.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Bangunan GPIB Beth El Magelang 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Sebagai daerah berusia 1.111 tahun, Kota Magelang menyimpan sejarah panjang di dalamnya.

Begitu juga deretan bangunan tua yang berdiri di kota sejuta bunga itu.

Salah satunya adalah gereja GPIB (Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat) Beth-El Magelang, yang berdiri tak jauh dari Alun-alun Kota Magelang.

Bangunannya klasik, tampak mencolok di antara gedung-gedung modern di sekitarnya.

Gereja itu memiliki luas 2.591 meter persegi, dengan ketinggian sekitar 15 m.

Memiliki ciri khas bangunan yang langsing, dengan menara menjulang tinggi.

Pintu utama dan jendela berbentuk melengkung yang meruncing ke atas.

GPIB Beth-El Magelang memang terlihat begitu menjulang, berdampingan dengan bangunan Water Toren, yang selama ini menjadi ikon Kota Magelang.

Baca: Pengunjung Gunung Tidar di Magelang Kini Harus Bayar Retribusi Rp 3000

Di depannya, terukir papan kayu bertuliskan '1817 Magelang Heritage'.

Tulisan itu menunjukkan tahun berdirinya gereja tua tersebut.

Jadi, jika dihitung sampai tahun 2017 ini, usia GPIB Beth-El Magelang sudah mencapai 200 tahun.

Hanya berbeda sekitar lima tahun, dari Masjid Agung Kauman Magelang, yang berdiri pada 1812.

Menariknya, usia bangunan tersebut, lebih tua dari masa Perang Diponegoro, yang berlangsung 1825-1830.

Jadi, besar kemungkinan, GPIB Beth-El Magelang merupakan gereja tertua di Kota Magelang.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved