Puskesmas Buka Layanan Konsultasi Psikologi Gratis
Puskesmas di Kota Yogyakarta kini telah dilengkapi dengan pelayanan psikologi gratis untuk masyarakat Kota Yogyakarta.
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Yogyakarta kini telah dilengkapi dengan pelayanan psikologi gratis untuk masyarakat Kota Yogyakarta.
Layanan ini bertujuan untuk semakin melengkapi layanan kesehatan yang ada di Puskesmas.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, dr Agus Sudrajat, menuturkan, pelayanan psikologi ini sudah dapat diakses oleh masyarakat di 18 unit Puskesmas yang tersebar di 14 kecamatan di wilayah Kota Yogyakarta.
Ia menuturkan, layanan psikologi ini dapat melayani pasien yang memiliki penyakit gangguan mental ringan seperti stress, bahkan sampai gangguan jiwa berat seperti psikotik ataupun schizophrenia, secara terpadu dilakukan oleh Puskesnas.
"Sudah tersedia di seluruh Puskesmas di wilayah Kota Yogya, sehingga pelayanan psikologi ini diharapkan mampu mengatasi pasien yang memiliki penyakit gangguan mental," ujar dr Agus Sudrajat, Kamis (22/10/2015).
Pelayanan psikologi ini terselenggara berkat kerjasama dengan CPMH Fakultas Psikologi UGM, dengan kontrak kerja pihak ketiga yang menyediakan tenaga psikolog yang siap siaga di Puskesmas.
Pelayanan ini dimulai pada tahun 2013 dan telah berjalan sejak dua tahun terakhir.
Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinkes Kota Yogyakarta, dr Lana Unwama, mengatakan, layanan psikologi ini dapat dipergunakan oleh seluruh masyarakat tanpa dibatasi oleh golongan umur tertentu.
Penyakit yang diatasi pun tak hanya gangguan mental atau gangguan jiwa saja, namun juga melayani pelayanan psikologi konseling untuk anak-anak.
"Setiap puskesmas sudah bersiaga satu psikolog yang akan melayani. Bukan hanya pasien yang sakit mental saja, konseling untuk anak-anak pun dapat dilayani disini," ujar dr Lana Unwama, Kamis (22/10/2015).
Lana menuturkan, saat ini tren kunjungan masyarakat untuk pelayanan psikologi di Puskesmas cenderung sedikit.
Hal ini disebabkan, pandangan masyarakat akan penyakit gangguan mental yang kerap disamakan dengan penyakit gangguan jiwa atau gila.
"Penyakit gangguan mental seringkali disamakan dengan gangguan jiwa, padahal kan bukan seperti itu, contohnya stress itu kan hanya gangguan ringan saja. Sehingga, masyarakat jadi malu-malu untuk memeriksakannya," tutur dr Lana.
Biaya pelayanan psikologi ini digratiskan untuk seluruh penduduk kota Yogyakarta yang belum tercover oleh BPJS, kemudian akan dicover oleh Jamkesda.
Sedangkan, untuk masyarakat umum, sesuai tarif Perwal Retribusi sebesar Rp. 7.000. Kunjungan rata-rata per hari masih sekitar di atas 50 orang per Puskesmas. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/konsultasi-psikolog_20151022_214004.jpg)