Berita Klaten
Ketika Anak-anak di Klaten Dikenalkan Nilai Antikorupsi Lewat Lomba-lomba
Anak-anak di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dikenalkan dengan nilai-nilai antikorupsi sejak dini
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Iwan Al Khasni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Anak-anak di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dikenalkan dengan nilai-nilai antikorupsi sejak dini oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten.
Pengenalan nilai-nilai antikorupsi itu dilakukan lewat berbagai macam lomba yang digelar Inspektorat Klaten dalam agenda Festival Antikorupsi pada Kamis (21/8/2025).
Ratusan siswa mulai jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA sederajat tampak mengikuti berbagai lomba di Gedung Sunan Pandanaran RSPD Kabupaten Klaten pada Kamis (21/8/2025) siang.
Lomba yang diselenggarakan mulai lomba mewarnai untuk siswa TK dan SD.
Lalu lomba poster dan orasi untuk siswa SMP serta SMA. Kemudian lomba vokal grup untuk pelajar SMP dan lomba band tingkat SMP.
"Lomba edukatif yang melibatkan anak-anak tersebut digelar dalam rangka Festival Antikorupsi 2025. Tujuannya untuk mengenalkan sembilan nilai antikorupsi sejak dini, yakni jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil," ungkap Sekrataris Inspektorat Klaten, Rabiman, Kamis (21/8/2025).
Dia menjelaskan, dalam lomba tersebut para peserta harus menyisipkan pesan-pesan antikorupsi.
Terutama bagi peserta lomba poster dan orasi diwajibkan menampilkan pesan yang mengandung nilai antikorupsi.
Sedangkan untuk peserta lomba mewarnai, telah disediakan gambar yang bertuliskan ajakan terkait nilai antikorupsi, semisal 'Tidak Mencontek Itu Hebat' dan 'Tidak Boleh Mengambil Milik Orang Lain'.
"Sebagai bentuk apresiasi, nanti para pemenang akan mendapatkan piala dan piagam penghargaan," tambahnya.
Sementara itu, puncak Festival Antikorupsi akan dimeriahkan dengan konser musik grup band The Jeblogs pada Jumat (22/8/2025) malam.
Grup band asal Desa Jeblog, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, bakal menguncang panggung hiburan musik di Alun-alun Klaten.
Sebelumnya, Inspektur Daerah Inspektorat Klaten, Agus Suprapto, menjelaskan pentas musik sengaja dihadirkan dalam kampanye antikorupsi.
Lantaran diperkirakan banyak masyarakat yang datang berkumpul saat itu, sehingga momen tersebut bisa dimanfaatkan untuk memberikan sosialisasi dan pesan terkait gerakan antikorupsi.
| Kabar Duka: Wabup Klaten Benny Ardhianto Tutup Usia di Umur 33 Tahun, Lulusan UGM |
|
|---|
| Operasi Pekat 2025 di Klaten, Kasus Tipiring Miras Naik Jadi 220 Perkara |
|
|---|
| Jabatan Irban di Klaten Resmi Berganti Nama, Fokus Bidang Lebih Spesifik |
|
|---|
| Kasus DBD di Klaten Turun Drastis, Leptospirosis Jadi PR Baru |
|
|---|
| PKK dan DWP Klaten Galang Donasi Rp139 Juta untuk Korban Bencana Sumatera |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/lomba-mewarnai-untuk-kenalkan-anak-anak-soal-nilai-antikorupsi.jpg)