Meriahkan 17 Agustus, Pendaki Gelar Upacara di Puncak Gunung Indonesia

Di Gunung Prau, para pendaki juga melaksanakan upacara sederhana dengan membawa bendera besar untuk dikibarkan di puncak.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Instagram @faraalya28
Bendera Indonesia Berukuran Raksasa Terbentang di Gunung Andong 

TRIBUNJOGJA.COM - Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia selalu menjadi momen bersejarah yang penuh makna. 

Biasanya, upacara bendera digelar di lapangan sekolah, kantor pemerintahan, atau alun-alun kota.

Namun, bagi sebagian pecinta alam, perayaan ini dilakukan dengan cara berbeda, yakni menggelar upacara kemerdekaan di puncak gunung.

Udara dingin pegunungan, hembusan angin kencang, hingga jalur pendakian yang menantang tak menyurutkan semangat para pendaki untuk tetap membawa bendera Merah Putih ke ketinggian.

Justru, perjuangan mendaki gunung menjadi simbol nyata dari semangat juang yang diwariskan para pahlawan bangsa.

Setiap langkah berat menuju puncak seolah mengingatkan bahwa kemerdekaan tidak diraih dengan mudah, melainkan dengan pengorbanan luar biasa.

Ketika fajar menyingsing dan matahari mulai menampakkan sinarnya, para pendaki berkumpul di puncak gunung.

Dengan latar belakang langit biru dan panorama alam yang menakjubkan, bendera Merah Putih dikibarkan dengan khidmat.

Momen hening cipta di atas gunung menghadirkan nuansa berbeda hening alam berpadu dengan doa tulus untuk para pejuang yang telah gugur dan untuk bangsa Indonesia yang terus melangkah maju.

Tidak hanya sekadar mengibarkan bendera, para pendaki seringkali membuat momen lebih istimewa.

Misalnya, di Gunung Pawitra dan Penanggungan, Bendera inventaris pribadi dari komunitas ini membentangkan bendera raksasa Merah Putih sepanjang 80 meter di lereng gunung. 

Pemandangan itu menjadi simbol persatuan yang menjulang tinggi di tengah alam bebas.

Di Gunung Prau, salah satu destinasi favorit di Dieng, para pendaki juga melaksanakan upacara sederhana dengan membawa bendera besar untuk dikibarkan di puncak.

Begitu pula di Gunung Andong, Magelang, ribuan pendaki turut serta dalam perayaan 17 Agustus dengan membentangkan bendera raksasa yang menutupi sebagian area puncak, menghadirkan suasana heroik sekaligus haru.

Meski sederhana, upacara kemerdekaan di ketinggian selalu sarat makna, tidak ada barisan resmi, tidak ada seragam rapi, hanya jaket tebal dan sepatu gunung yang menemani. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved