Alasan Bupati Pati Sudewo Ogah Mundur, Siap Beri Keterangan Jika Dipanggil DPRD

Bupati Pati Sudewo yang juga politisi Partai Gerindra sempat meminta maaf saat menemui pendemo.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJATENG/Mazka Hauzan Naufal
DILEMPAR SANDAL - Viral video detik-detik Bupati Pati Sudewo dilempari sandal dan gelas air mineral saat menemui para demonstran di Pati, Rabu (13/8/2025) siang. Sudewo datang menggunakan kendaraan polisi lapis baja untuk mengantisipasi tindakan anarkis para demonstran. 

Pati Tribunjogja.com -- Demo ribuan warga menuntut Bupati Pati Sudewo mundur dari jabatannya mereda, Rabu (13/8/2025).

Berdasarkan laporan Tribunjateng (Tribunjogja-network), pihak keamanan meredam aksi warga lebih kurang pukul 14.30 WIB. 

Warga yang melakukan aksi demo menuntut Bupati Pati ke-42 itu sempat ditemui sang Bupati menggunakan kendaraan khusus milik polisi. 

Sudewo yang juga politisi Partai Gerindra sempat meminta maaf saat menemui pendemo.

Namun pria kelahiran Pati, 11 Oktober 1968 itu tak lama bertemu dengan pendemo di lingkungan kantor Bupati.

Sudewo sempat mendapatkan lemparan botol mineral hingga sanal oleh peserta pendemo yang tak puas dengan kebijakan menaikkan pajak. 

Setelah aksi demo selesai, Bupati Pati Sudewo tetap kekeh tak mau memenuhi tuntutan pendemo untuk mundur. 

Bupati Pati Sudewo berdalih dia dipilih dengan cara konstitusional dan demokratis.

Artinya tak bisa serta merta mundur meninggalkan jabatan.

"Jadi tidak bisa saya harus berhenti dengan tuntutan itu. (Tidak bisa, red) harus mundur dengan tuntutan itu, semua ada mekanismenya,"katanya.

Sedangkan pada sesi wawancara eksklusif dengan Pemred Tribunjateng.com, Ibnu Taufik Juwariyanto, Sudewo menegaskan kondisi daerah kini sudah kembali normal dan membantah kabar bahwa dirinya akan mundur dari jabatan.

"Alhamdulillah situasi yang terkini sudah kondusif."ujarnya.

Terkait sidang paripurna DPRD yang memutuskan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket untuk menyelidiki kebijakan PBB-P2, Sudewo mengaku menghormati langkah tersebut.

"Hak angket itu kan memang salah satu yang dimiliki DPRD, jadi saya menghormati hak itu yang dijalankan oleh DPRD," ujarnya.

Ia juga memastikan siap hadir jika sewaktu-waktu dipanggil dewan. "Siap memberi keterangan," kata Sudewo singkat. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved