Bahas Perdamaian Ukraina dan Rusia, Donald Trump Bakal Bertemu Putin di Alaska
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump akan bertemu langsung dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin di Alaska
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Meski pertemuan dijadwalkan berlangsung di Alaska, Gedung Putih belum mengumumkan lokasi pasti.
Persiapan Berbulan-bulan Menuju Pertemuan Puncak Trump-Putin
Pertemuan antara Trump dan Putin ini sudah direncanakan cukup lama.
Pihak AS dan Rusia menjalin komunikasi cukup intens.
Pertemuan antara Donald Trump dan Vladimir Putin di Alaska bukanlah keputusan mendadak.
Semua dimulai pada 12 Februari 2025, ketika Trump melakukan panggilan telepon resmi pertamanya dengan Putin sejak kembali menjabat.
Dalam panggilan yang digambarkan sebagai "panjang dan sangat produktif" itu, kedua pemimpin menyepakati untuk memulai jalur diplomasi melalui pertemuan delegasi di Arab Saudi.
Sebagai tindak lanjut, Utusan Khusus Trump, Jeffrey Witkoff, segera dikirim ke Moskow dalam kunjungan pertamanya untuk membangun dasar dialog.
Tak lama kemudian, pada 18 Februari, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, bertemu dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov di Arab Saudi.
Pertemuan ini menandai langkah konkret pertama dalam pembentukan kerangka perundingan damai.
Komunikasi berlanjut secara langsung antara Trump dan Putin pada 18 Maret, dalam sebuah percakapan telepon yang menghasilkan kesepakatan awal mengenai gencatan senjata terbatas, khususnya terkait infrastruktur energi.
Negosiasi terus berlanjut, hingga pada 11 April, Witkoff kembali ke Moskow untuk memperdalam pembahasan teknis.
Lalu pada 15 Mei, para diplomat dari AS, Ukraina, dan Rusia bertemu di Turki untuk pembicaraan tiga pihak, sebagai bagian dari upaya menutup celah antara tuntutan masing-masing pihak.
Ketegangan kembali meningkat ketika Witkoff melakukan kunjungan kelimanya ke Moskow pada 6 Agustus.
Saat itu, Trump telah menetapkan batas waktu bagi Rusia untuk menyepakati gencatan senjata penuh. Sebagai tekanan tambahan, pemerintah AS menjatuhkan sanksi sebesar 25 persen terhadap India, yang dianggap memperkuat posisi Rusia dengan tetap membeli minyak dari negara tersebut.
| Sinyal Menuju Perdamaian, AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata Dua Pekan |
|
|---|
| Babak Baru Konflik Iran vs AS dan Israel, Sepakat Gencatan Senjata Setelah 39 Hari Berperang |
|
|---|
| Abaikan Ultimatum Trump, Iran Tegas Tolak Proposal Gencatan AS |
|
|---|
| Ini Strategi Jitu Iran Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur AS |
|
|---|
| Media Ini Beberkan Alasan Keraguannya Atas Klaim AS Soal Penyelamatan Pilot Jet Tempur F-15 E |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/httpswwwyoutubecomwatchvCzAZO3ufcjY.jpg)