Usai Terima Kompensasi, 13 Warga Lempuyangan Tinggalkan Rumah

Proses penyerahan kunci dilakukan setelah warga menerima pelunasan kompensasi dari KAI dan dana bebungah dari Kraton Yogyakarta.

Tayang:
TRIBUNJOGJA.COM/ HANIF SURYO
TENGGAT WAKTU BERAKHIR — Ketua RW 01 Tegal Lempuyangan, Antonius Handriutomo, menunjukkan kunci rumah yang akan diserahkan kepada PT KAI, Kamis (31/7/2025). Sebanyak 13 keluarga di sekitar Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta, menyerahkan kunci rumah dan menyelesaikan pembongkaran bangunan tambahan di atas tanah negara. Mereka menerima sisa kompensasi dari KAI serta bebungah dari Keraton Yogyakarta yang dibagi rata senilai total Rp750 juta. 

Program ini mencakup pembongkaran bangunan tambahan yang menempel di rumah-rumah dinas milik PT KAI.

Meski demikian, bangunan utama yang berstatus cagar budaya tidak boleh dirobohkan.

Menurut Anton, dari 14 rumah yang terdampak, satu warga kemungkinan besar tidak menerima kompensasi maupun bebungah lantaran menolak menandatangani Surat Peringatan (SP) 3.

“Kalau yang menolak kemarin, setahu saya tidak dapat. Tapi soal itu lebih baik ditanyakan langsung ke pihak KAI atau ke Pak Langgeng. Karena memang dari awal itu sudah dieksekusi seperti itu,” ujarnya.

Penataan kawasan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang KAI untuk mengoptimalkan aset dan meningkatkan kualitas layanan di stasiun-stasiun utama, termasuk Lempuyangan, yang menjadi salah satu simpul transportasi vital di Kota Yogyakarta. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved