Harapan Wakil Rakyat Jelang Hari Jadi Klaten, Ini Komentar Ketua DPRD

Kabupaten Klaten akan menginjak usia 221 tahun pada 28 Juli 2025. Sejumlah agenda pun telah digelar oleh Pemerintah Kabupaten Klaten

Tayang:
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com/Dewi Rukmini
Ketua DPRD Klaten, Edy Sasongko, saat ditemui di sela kegiatan ziarah di Desa Semangkak, Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Kamis (24/7/2025). 

 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Kabupaten Klaten akan menginjak usia 221 tahun pada 28 Juli 2025. Sejumlah agenda pun telah digelar oleh Pemerintah Kabupaten Klaten untuk menyemarakkan peringatan Hari Jadi ke-221 Klaten. 

Ketua DPRD Kabupaten Klaten, Edy Sasongko, mengatakan momentum Hari Jadi Klaten bisa dimaknai untuk memacu semangat meraih cita-cita bersama yakni mewujudkan Kabupaten Klaten yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan. 

Sekaligus jadi momentum menjaga kekompakan antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat. 

"Tema "Hangesti Tejaning Jati" itu berarti Kabupaten Klaten ingin tetap bersinar maju bahwa kita bersama-sama menjaga kekompakan antara pemerintah kabupaten, rakyat, dan DPRD. Tentunya untuk bersama-sama membangun Klaten, mewujudkan Klaten yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan. Ini menjadi komitmen kami," ucap Edy saat ditemui di sela acara ziarah, Kamis (24/7/2025). 

Menurut Edy, di umur ke-221 masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki di Kabupaten Klaten. 

Di antaranya terkait infrasturktur dasar, baik perbaikan akses jalan maupun pengadaan air bersih di wilayah sulit air bersih saat musim kemarau. 

Terutama di wilayah lereng Gunung Merapi semisal Desa Tlogowatu dan Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, yang warganya masih menjerit kesulitan air bersih saat kemarau tiba. 

"Masalah sampah juga harus kita perbaiki. Begitu juga dengan pelayanan terhadap masyarakat juga harus ditingkatkan lebih baik," katanya. 

Tak hanya itu, pihaknya juga menyorot upaya ketahanan pangan di Kabupaten Klaten harus ditingkatkan. Mengingat akhir-akhir ini banyak hama tikus yang menyerang persawahan petani di Bumi Bersinar.

"Itu yang harus menjadi perhatian kita, bagaimana untuk mengatasi masalah tersebut. Sehingga swasembada pangan khususnya beras bisa terus dipertahankan," papar dia.

Baca juga: Jelang Peringatan Hari Jadi ke-221, Pemkab Klaten Ziarah ke Makam Leluhur

Sekretaris Komisi II DPRD Klaten, Darmadi, berharap Kabupaten Klaten bisa lebih maju di bawah pemerintahan saat ini. 

Pihaknya ingin 10 prioritas program unggulan benar-benar bisa terlaksana sehingga terwujud visi misi maju, sejahtera, dan berkelanjutan. 

Darmadi menyebut hingga kini banyak aspirasi atau permasalahan yang perlu segera ditangani. Di antaranya terkait masalah sampah, pihaknya mendorong ada pengelolaan yang merubah sampah menjadi sesuatu yang bernilai. 

"Kami akan berusaha ada suatu mesin pengolah. Sebab, kalau tidak diolah dan dikurangi, bisa semakin menumpuk (sampah). Nanti harapannya bisa diubah jadi bahan bernilai semisal pupuk atau biogas. Sudah kami rancang, tapi masih proses," ujarnya. 

Terkait bidang pertanian, pihaknya mendorong untuk menyiapkan kader sekolah atau pelatihan pengendalian hama. Termasuk gerakan membasmi hama harus terus dilakukan. Mengingat, ketahanan pangan saat ini menjadi prioritas sejalan dengan program pemerintah pusat. 

"Kesulitan petani kemarin kan susah mendapatkan pupuk. Nah besok akan diprioritaskan, petani dijamin tidak kesulitan. Ketika panen biasanya harga anjlok, tapi pemerintah menyiapkan harga dasar untuk membeli," terang Anggota Fraksi Amanat Pembangunan itu.

Di sisi lain, pihaknya juga mendorong ada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Klaten. Legislatif pun telah menyiapkan peraturan daerah (Perda) agar potensi PAD bisa terus digali optimal. 

"Karena potensi PAD di Klaten sangat besar. Kami targetkan di dalam Perda RPJMD pada 2029 PAD Klaten harus tercapai Rp700 miliar lebih. Kalau sekarang baru Rp500 miliar sekian. Pak Bupati juga sudah setuju dengan hal itu," tandasnya. (drm)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved