Parfum Laundry Jogja: Rahasia Wangi yang Mengikat Pelanggan
Saat ini, Parfum Laundry Jogja menghadirkan 10 aroma unggulan hasil seleksi ketat dari total 20 varian awal.
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Di balik tumpukan pakaian bersih yang harum semerbak, tersimpan strategi bisnis yang tak sekadar soal deterjen atau mesin cuci.
Kini, wangi pakaian menjadi bagian dari pengalaman pelanggan dan Parfum Laundry Jogja hadir menjawab kebutuhan itu.
Berawal dari pertanyaan sederhana pelanggan "Ini bisa buat laundry nggak?”, Tri Sapto Muljono, pendiri Sariwangi Parfum, menangkap peluang besar di balik kebutuhan wangi yang tahan lama untuk usaha laundry.
Dari sana, di tahun 2023, lahirlah unit usaha baru: Parfum Laundry Jogja.
“Awalnya kami memang tidak berniat khusus bikin lini untuk laundry,” ujar Sapto saat ditemui, Senin (21/7/2025) di Sariwangi Parfum. “Tapi karena banyak yang tanya dan ternyata pasarnya besar, akhirnya kami kembangkan secara serius,” beber dia.
Tanpa gembar-gembor promosi, Parfum Laundry Jogja justru tumbuh secara organik.
Reputasinya menyebar cepat di kalangan pelaku usaha laundry, berkat kekuatan utama: aroma yang kuat, tahan lama, dan harga yang bersahabat.
Produk ini dirancang khusus agar sesuai dengan karakteristik kebutuhan laundry profesional.
Baca juga: Dari Lima Aroma Jadi Ribuan: Ini Kisah Toko Parfum Lawas Sejak 1968 di Yogyakarta
Tak hanya aromanya yang menempel lebih lama di serat kain, konsentrasi parfumnya juga disesuaikan untuk memberi efek maksimal bahkan dalam proses pencucian massal.
“Yang premium kami banderol Rp55.000 per 1,5 liter, sedangkan varian standar tentu lebih murah. Ukurannya juga fleksibel, 600 ml, 1,5 liter, sampai 5 liter. Masing-masing hadir dalam tiga kategori kualitas, yakni standar, super, dan premium,” jelas Sapto.
Di balik pengembangan produk ini, ada Jayadi, yang merupakan anak dari Sapto, salah satu formulatur utama.
Ia menekankan pentingnya pemilihan aroma yang relevan dengan karakteristik konsumen laundry.
Saat ini, Parfum Laundry Jogja menghadirkan 10 aroma unggulan hasil seleksi ketat dari total 20 varian awal.
“Sebagian aroma memang kurang diminati, jadi kami kurasi berdasarkan permintaan. Bulan depan akan kami tambah lagi tiga aroma baru, seperti lux dan peach,” ungkap Jayadi.
Salah satu aroma paling digemari adalah Sweety, yang memiliki karakter manis dan segar.
Sementara, bagi pelanggan yang ingin meninggalkan kesan romantis pada cucian mereka, aroma seperti Romantic dan Lily menjadi pilihan populer.
“Banyak pelanggan laundry kami yang ingin menjaga loyalitas konsumennya lewat kesan harum yang khas. Maka, mereka cenderung pilih varian premium,” tambah Jayadi.
“Karena dalam bisnis laundry, kualitas aroma bisa jadi nilai tambah yang menentukan,” paparnya lagi.
Dengan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pasar serta inovasi produk yang terus dikembangkan, Parfum Laundry Jogja bukan hanya menjual pewangi.
Mereka menciptakan identitas aroma yang membuat pelanggan datang kembali. (*)
| JOGJA HARI INI : Perintah Ketua Yayasan, Pengasuh Daycare Little Aresha Ikat Anak-anak Sejak Pagi |
|
|---|
| Astra Motor Yogyakarta Ajak Mahasiswa STIE YKPN Diskusi Strategi Digital Masa Kini |
|
|---|
| Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, 'Aisyiyah Desak Penegakan Hukum Tanpa Impunitas |
|
|---|
| Hasan Widagdo Kembali Pimpin PPP Kota Yogya, Siap Transformasi Hadapi Pemilu 2029 |
|
|---|
| Juru Masak Asrama Embarkasi Haji YIA Pastikan Kualitas Asupan Gizi Jemaah Tetap Terjaga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Parfum-Laundry-Jogja.jpg)