Pengelolaan Beras Cadangan Pangan Kota Yogyakarta Dialihkan ke Foodstation XT Square
Pemkot Yogyakarta bakal mengalihkan pengelolaan beras cadangan pangan pemerintah daerah.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemkot Yogyakarta bakal mengalihkan pengelolaan beras cadangan pangan pemerintah daerah.
Selaras rencana, pengelolaan bakal dialihkan ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Yogyakarta PT Jogjatama Vishesha (Perseroda).
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Sukidi, mengatakan, beras cadangan pangan Pemkot Yogyakarta selama ini dikelola oleh Taru Martani, yang merupakan BUMD DIY.
Namun, per Juni 2025, BUMD Pemkot Yogyakarta Jogjatama Vishesha menghadirkan foodstation pusat kulakan bahan pangan Jogja Setia di XT Square.
Selain menyediakan ragam komoditas sembako, foodstation juga dikonsep untuk mengelola cadangan pangan Pemkot Yogyakarta.
Meskipun akan ada pengalihan pengelolaan, beras cadangan pangan bakal tetap dalam keadaan siap jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
"Karena masih ada tempat, pihak Jogjatama menawarkan pengelolaan beras cadangan pangan. Jadi, kami akan mengalihkan pengelolaan cadangan pangan dari Taru Martani ke Jogjatama Vishesha," tuturnya, Minggu (13/7/25).
Ia mengungkapkan, saat ini proses administrasi perpindahan pengelolaan cadangan beras dari Taru Martani ke Jogjatama Vishesha masih dalam proses.
Termasuk perjanjian kerja sama antara kedua pihak terkait pengelolaan cadangan beras, yang melibatkan Bagian Perekonomian dan Kerjasama, serta Bagian Hukum Setda Kota Yogyakarta.
"Sehingga, pemindahan atau pengalihan beras cadangan pangan pemerintah daerah akan dilakukan setelah administratifnya selesai," ujarnya.
Sukidi menyatakan, beras cadangan pangan Pemkot Yogyakarta bakal dikeluarkan ketika terjadi situasi kedaruratan, seperti bencana alam.
Oleh sebab itu, harus ada pihak yang secara khusus didapuk mengelolanya, supaya cadangan pangan yang dimiliki kondisinya senantiasa baru.
"Beras cadangan pangan itu stanby, ada terus. Yang jelas, beras harus dalam keadaan siap, kapanpun kita membutuhkan," ungkap Sukidi.
Adapun jumlah beras cadangan pangan pemerintah daerah yang dimiliki Kota Yogyakarta sejauh ini mencapai 65,08 ton, dengan kualitas medium.
Jumlah tersebut, sudah melampaui batas minimal cadangan beras selaras peraturan terbaru dari Badan Pangan Nasional dan Instruksi Gubernur.
"Merujuk aturan itu, cadangan beras Pemkot Yogyakarta 47 ton. Sehingga, yang sekarang dimiliki Kota Yogyakarta sementara cukup," katanya.
Pedagang Beras di Kota Yogya Diminta Daftar Aplikasi Klik SPHP |
![]() |
---|
Penurunan Pasokan Beras Premium di Kota Yogyakarta, TPID Sebut Kebutuhan Tidak Terganggu |
![]() |
---|
Pasokan Beras Premium di Kota Yogyakarta Menurun, Distributor Khawatir Terjadi Kelangkaan |
![]() |
---|
Harga Beras di DIY Sesuai Dengan HET Terbaru |
![]() |
---|
Pemkot Yogyakarta Bangun Sistem Satu Data, Intervensi Program Lebih Tepat Sasaran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.