Berita Bantul
Pengakuan Warga Bantul Rasakan Fenomena Udara Dingin Dampak Monsun Australia
Fenomena udara yang sangat dingin atau dalam bahasa Jawa disebut bediding ini masih akan terjadi hingga Agustus 2025
Tayang:
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Iwan Al Khasni
Agus Sutejo (43), warga Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, mengaku merasa dingin saat malam sampai pagi hari.
Biasanya, ia berani mandi pada rentan waktu menjelang Isya, namun kini memilih untuk mandi pada sore hari.
"Kalau pulang kerja kan sore ya. Biasanya, pulang kerja itu enggak langsung mandi. Saya udud dulu, terus nunggu adzan magrib, salat, baru mandi. Nah, sekarang, kalau setelah pulang kerja, ya udud sebentar, terus mandi," ucap dia. (nei)
Berita Terkait: #Berita Bantul
| Alasan Pemkab Bantul Tidak Prioritaskan WFA bagi ASN |
|
|---|
| Cerita Kebakaran Gudang Kayu Bantul, Oven dan Kayu Munggur Ludes |
|
|---|
| Jalan Rusak di Sindet Bantul Jadi Sorotan, Begini Langkah DPUPKP Bantul |
|
|---|
| Banjir di Bantul Sebabkan Gagal Panen Bawang Merah, 4.000 Hektare Lahan Terendam |
|
|---|
| Cuaca Ekstrem DIY: Bantul Catat 88 Titik Bencana, Gunung Merapi Muntah Dua Kali |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Suhu-Dingin-di-Jogja-Mulai-Bikin-Warga-Meriang.jpg)