Kapolrestabes Medan Minta Maaf Karena Perbuatan Anak Buahnya

seorang anggota polisi yang bertugas di Polrestabes Medan melakukan pemalakan kepada seorang pengendara motor.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
KOMPAS.com/GOKLAS WISELY
MINTA MAAF : Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan saat diwawancarai di Polrestabes Medan pada Kamis (26/6/2025). Gidion menyampaikan permohonan maaf atas kasus pemalakan yang dilakukan oleh salah satu anak buahnya terhadap seorang pengendara motor di Kota Medan. 

TRIBUNJOGJA.COM, MEDAN - Aksi yang mencoreng nama baik institusi kepolisian kembali terulang. 

Kali ini seorang anggota polisi yang bertugas di Polrestabes Medan melakukan pemalakan kepada seorang pengendara motor.

Video oknum polisi memalak seorang pengendara motor sebesar Rp 100 ribu di Jalan Palang Merah, Kota Medan itu viral setelah diunggah di media sosial.

Dikutip dari Kompas.com, Kepala Satlantas Polrestabes Medan, AKBP I Made Parwita membenarkan kasus pemalakan yang dilakukan oleh salah satu oknum polisi tersebut.

Menurutnya, kejadian itu terjadi pada Rabu (25/6/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

 Saat itu, Rudi memberhentikan seorang wanita pengendara motor yang melawan arus.

"Tapi tidak dilakukan penegakan hukum secara profesional," kata Made.

Ia menegaskan bahwa seharusnya Rudi memeriksa kelengkapan surat-surat pengendara tersebut.

Namun, yang terjadi justru adanya pungutan liar sebesar Rp 100.000 seperti terlihat dalam video yang viral.

Menyikapi hal ini, Made segera berkoordinasi dengan Propam Polrestabes Medan untuk menindak Rudi, yang kemudian dibawa petugas Propam.

Made menambahkan bahwa Rudi diduga melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf b, Pasal 10 ayat 1 huruf d, dan Pasal 12 huruf B Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022.

Baca juga: Bupati Sleman Ajak Semua Pihak Bergandeng Tangan Perangi Peredaran Narkoba 

Respon Kapolrestabes

Kapolrestabes Medan, Kombes Gidion Arif Setyawan pun turut buka suara terhadap pemalakan yang dilakukan oleh salah satu anggotanya tersebut.

Dalam wawancara yang berlangsung pada Kamis (26/6/2025) malam, Gidion menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. 

"Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Kota Medan, terutama kepada ibu yang jadi korban anggota saya," kata Gidion.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved