Indonesia Masuk Daftar Negara Paling Aman Bila Terjadi Perang Dunia 3, Ini Data Lengkapnya

Selandia Baru dan Australia, serta beberapa negara dinilai menjadi lokasi teraman jika Perang Dunia III benar-benar terjadi, termasuk Indonesia

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
Kompas.com
ILUSTRASI - Peta Dunia 

TRIBUNJOGJA.COM - Publik dunia mulai khawatir potensi Perang Dunia III benar-benar bisa meletus.

Hal itu tak lepas dari serangan Amerika Serikat yang mengklaim telah menghancurkan tiga fasilitas nuklir yang disebut-sebut milik Iran.

Serangan Amerika Serikat atas perintah Presiden Donald Trump itupun berpotensi meningkatkan eskalasi krisis di wilayah Timur Tengah.

Terlebih di tengah konflik Iran dan Israel yang dalam beberapa waktu terakhir terus memanas dan saling serang.

Melansir kompas.com, pemimpin tertinggi Iran memperingatkan bahwa setiap serangan AS terhadap negaranya akan memiliki konsekuensi serius.

Negara itu juga tidak menerima perdamaian apa pun yang dipaksakan menggunakan kekerasan.

Saat ketegangan dan ancaman Perang Dunia III muncul, orang-orang di seluruh dunia mulai mempertimbangkan tempat paling aman untuk ditinggali.

Baca juga: Iran Siapkan Beragam Opsi Balasan atas Serangan AS, Salah Satunya Buat Bom Nuklir

Pakar perang nuklir telah mengungkap negara paling aman di dunia jika Perang Dunia III meletus.

Namun, yang tetap mengkhawatirkan adalah fakta bahwa pakar menyebut penggunaan nuklir bisa melenyapkan 60 persen populasi dunia hanya dalam waktu 72 menit.

Pakar menyebut Selandia Baru dan Australia, serta beberapa negara dinilai menjadi lokasi teraman jika Perang Dunia III benar-benar terjadi.

Bahkan, Indonesia juga disebut-sebut sebagai salah satu negara paling aman.

Dilihat dari sejarah negara, Presiden pertama Indonesia, Ir Sukarno, pernah mendeklarasikan bahwa Indonesia akan menerapkan kebijakan luar negeri "bebas dan aktif".

Dilansir dari Express, berikut adalah daftar negara paling aman jika Perang Dunia 3 meletus: 

1. Antartika

Menurut saran pembuat peta, Antartika mungkin merupakan salah satu tempat teraman untuk dituju jika terjadi perang nuklir terjadi.

Hal itu karena Antartika berada di lokasi yang terisolasi di titik paling selatan Bumi.

Antartika tidak memiliki nilai strategis dan hanya berupa hamparan tanah tak tersentuh seluas 5,4 juta mil persegi yang menawarkan ruang yang cukup bagi ribuan orang untuk berlindung dari potensi konflik.

Namun, tempat ini terkenal dengan kondisi es yang sulit untuk dihuni.

2. Selandia Baru

Seperti yang sudah disebutkan, Selandia Baur bisa menjadi salah satu negara tempat orang berlindung dari Perang Dunia 3.

Menurut Indeks Perdamaian Global, negara ini memiliki berada di posisi kedua teratas sebagai negara dengan tingkat perdamaian paling tinggi.

Selandia Baru juga jarang ikut campur dalam konflik negara lain.

Di sisi lain, lokasinya yang terpencil dengan medan pegunungan yang terjal menambah lapisan pertahanan alami terhadap invasi potensial yang terjadi.

3. Swiss

Dilansir dari The Economic Times, Swiss sudah lama dikaitkan dengan perdamaian dan kenetralan.

Negara ini dianggap sebagai salah satu dari sedikit negara yang mungkin mengalami konflik nuklir.

Swiss juga tidak terlibat dalam Perang Dunia 3.

Dari segi topografi, negara ini juga memiliki medan pegunungan yang menawarkan pertahanan alami yang kuat.

4. Islandia

Islandia secara periodik mendapat peringkat tinggi dalam Indeks Perdamaian Global.

Tidak hanya terpencil, negara ini juga kaya akan cadangan air tawar, sumber daya laut, dan sumber energi terbarukan.

Dengan kata lain, dampak gangguan rantai pasokan akan berkurang jika terjadi konflik global.

Islandia juga tidak pernah terlibat dalam perang atau pun invasi lainnya.

5. Indonesia

Indonesia pernah dengan tegas menyatakan bahwa negara ini tidak akan memihak pihak mana pun dalam konflik global.

Hal itu diungkap oleh Presiden Pertama Indonesia, Ir Soekarno saat menuturkan kebijakan luar negeri Indonesia berupa bebas dan aktif.

Presiden Indonesia berikutnya juga mengikuti arah kebijakan ini dengan terus menekankan pendekatan independen Indonesia terhadap hubungan Internasional dengan fokus yang kuat pada perdamaian global.

6. Afrika Selatan

Afrika Selatan juga termasuk ke dalam daftar tempat paling aman jika Perang Dunia 3 terjadi.

Negara ini memiliki sumber makanan yang melimpah, tanah yang subuh, dan akses air tawar yang memadai.

Afrika Selatan juga menawarkan prospek yang kuat untuk swasembada.

Selain itu, infrastruktur modern di negara tersebut juga memainkan peran yang penting.

Meski demikian, pemerintah negara itu telah terlibat dalam konflik besar dalam beberapa bulan terakhir.

Pemerintah Afrika Selatan dituduh bersimpati terhadap invasi Rusia ke Ukraina meskipun secara resmi bersikap netral.

Afrika Selatan juga membawa kasus genosida terhadap Israel ke Mahkamah Internasional.

7. Argentina

Para ahli mengatakan bahwa, jika bom nuklir digunakan, Argentina dapat menjadi salah satu tempat teraman di Bumi.

Hal ini bukan karena seberapa jauh wilayah Argentina dari tempat bom nuklir kemungkinan digunakan, tetapi juga karena negara tersebut memiliki tanaman yang tahan bencana, seperti gandum.

8. Bhutan

Bhutan menyatakan negaranya sebagai negara yang netral setelah bergabung ke Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 1971.

Negara ini juga terkurung di dalam daratan yang berada di wilayah pegunungan sehingga dianggap aman jika Perang Dunia 3 terjadi.

9. Chili

Chili adalah negara di Amerika Selatan yang membentang lebih dari 4.000 mil.

Negara ini memiliki sumber daya alam yang melimpah dan infrastruktur paling maju di benua Amerika. 

10. Fiji

Fiji merupakan negara kepulauan terpencil di dekat Australia. Negara ini mendapat peringkat tinggi dalam Indeks Perdamaian Global karena angkatan bersenjatanya hanya berjumlah 6.000 personel.

Di sisi lain, negara ini juga memiliki sumber daya alam yang kaya.

( kompas.com )

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "10 Negara Paling Aman jika Perang Dunia 3 Terjadi, Pakar Masukkan Indonesia"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved