Polresta Magelang Dalami Motif Lain Dibuatnya Video AI Bertema Umrah ke Candi Borobudur

Polisi mengindikasikan adanya motif lain di balik unggahan yang sempat menuai kontroversi tersebut.

Tayang:
Tribunjogja.com/Yuwantoro W
Kasatreskrim Polresta Magelang, AKP La Ode Arwan Syah 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG – Penyidik Satreskrim Polresta Magelang masih terus mendalami kasus video menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang menampilkan ajakan “Umrah ke Candi Borobudur” dengan terlapor YH (36). 

Polisi mengindikasikan adanya motif lain di balik unggahan yang sempat menuai kontroversi tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Magelang, AKP La Ode Arwansyah, menyampaikan bahwa proses penyelidikan masih berjalan dan membutuhkan waktu untuk merampungkannya.

“(Barang bukti) Handphone, sudah mencakup semua termasuk akunnya. Terakhir kali dia akses, kemudian cara dia melakukan (posting) dapat semua keterangannya,” ujar La Ode, Jumat (20/6/2025).

Saat ditanya apakah unggahan itu berkaitan dengan promosi produk kemenyan, La Ode mengisyaratkan adanya aspek lain yang menjadi perhatian penyidik.

“Ada hal lain (motif). Kami belum bisa sampaikan,” tambahnya.

Dalam proses penyelidikan, penyidik juga masih menjadwalkan pemeriksaan lanjutan oleh ahli agama. Sementara itu, pemeriksaan oleh ahli bahasa dan ahli ITE telah rampung.

“Ini tinggal kami koordinasi dengan Polda tanggapanya bagaimana, apa yang kurang (hasil pemeriksaan),” pungkasnya.

Sebelumnya, pada Kamis (12/6), YH bersama keluarganya sempat menyambangi kantor Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang. 

Dalam kesempatan tersebut, YH menyampaikan permohonan maaf atas video yang telah beredar.

Kepala Disparpora Kabupaten Magelang, Mulyanto, dalam pertemuan itu mengatakan bahwa YH mengaku video tersebut dibuat untuk tujuan promosi kemenyan. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved