Keseruan Warga Padukuhan Balong Bantul Berburu Lele di Lahan Sawah
Ada 100 kilogram lele yang ditebar di dua kolam pemancingan dan satu lahan sawah di tempat tersebut
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Ratusan warga Padukuhan Balong, Kalurahan Timbulharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul menyerbu lahan sawah Mbah Kaum seluas 400 meter per segi.
Berdasarkan pantauan Tribunjogja.com, pada Minggu (1/6/2024) sekitar pukul 16.00 WIB, tubuh warga yang terdiri atas ibu-ibu dan anak-anak tersebut terlihat penuh dengan lumpur. Mereka ternyata sedang berburu lele.
Ketua RT 05, Aris Virmantoro atau yang kerap disapa Toro, menyebut kegiatan itu menjadi bagian untuk menyemarakkan pemilihan ketua RT di RT 04 dan RT 05.
Di mana, pemilihan ketua RT 04 dilakukan pada Sabtu (31/5/2025) dan pemilihan ketua RT 05 dilakukan pada Minggu (1/6/2025).
"Kalau di RT 05 ini, dilakukan pemilihan, karena ketua RT sebelumnya sudah selesai menjabat. Beliau sudah 30 tahun menjabat terus kemarin warga mengajukan tiga calon termasuk saya," katanya.
Hasilnya, untuk pemilihan Ketua RT 05, Toro, memperoleh suara terbanyak pertama dengan hasil 69 suara dari 116 hak pilih.
Kini, pihaknya berkomitmen untuk menyalurkan aspirasi masyarakat dan menjalankan program pemerintah.
"Sebagai puncaknya, maka dilakukan mancing di dua kolam dan beburu lele di lahan sawah Mbah Kaum. Jadi, yang bapak-bapak itu mancing di kolam lele, kalau anak-anak dan ibu-ibu berburu lele di lahan sawah," ucap Toro yang juga bekerja sebagai staf pengurus Pasar Imogiri.
Kemudian, ada 100 kilogram lele yang ditebar di dua kolam pemancingan dan satu lahan sawah. Lele itu merupakan bantuan Bibit Lele Bantul.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, memberikan apresiasi kepada warga setempat dan berpesan agar warga tersebut tetap menjalankan kehidupan yang guyub rukun.
"Kami mengapresiasi kegiatan ini. Ini bisa menjadi contoh untuk melakukan demokrasi di tengah masyarakat dan menumbuhkan rasa guyub rukun," ucapnya.
Sementara itu, Tino (43), warga setempat, mengaku baru pertama kali berburu lele di lahan sawah. Ia pun senang mengikuti semarak pemilihan RT setempat.
"Cari lele ini susah ya. Karena ada batu di dalamnya. Terus air lahan soalnya banyak, jadi harus sabar dan cermat," tutur dia.
Salah satu anak Tino yakni Zaki Saputra (8), mengaku senang mencari lele di lahan sawah itu.
"Soalnya seru. Tapi susah. Tempatnya juga licin," tutup bocah kelas dua SD di Bantul.(*)
| Roadshow ANTARIKSA UNISA Yogyakarta Edukasi Bahaya Judi Online di SMAN 1 Sedayu |
|
|---|
| Kebun Melon SMKN1 Pandak, Ruang Belajar dan Tumbuhnya Harapan Akan Lahirnya Petani Muda Modern |
|
|---|
| Pemkab Bantul dan DPR RI Dorong Peningkatan Peran 700 KWT |
|
|---|
| Refleksi 20 Tahun Gempa Yogyakarta, Pakar Sebut Seni Punya Peran Psikososial Pascabencana |
|
|---|
| Perangi Narkoba, Rutan Bantul Gelar Tes Urine Mendadak Bersama TNI-Polri dan BNN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berburu-lele-di-Bantul.jpg)