Apakah Racun yang Kedaluwarsa Semakin Beracun atau Racunnya Hilang?
Ketika racun kadaluarsa, apakah racunnya akan semakin beracun, atau malah semakin tawar?
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM- Pernahkah kamu mendengar kata “racun”?
Apa yang terbesit dalam pikiranmu ketika mendengar kata “racun”?
Yap, sebuah bahan kimia berbahaya yang dapat melumpuhkan atau mematikan.
Racun memang memiliki sifat yang berbahaya sehingga ditakuti banyak orang.
Lantas, pernahkah kamu berpikir tentang masa kedaluwarsa racun?
Ketika racun kedaluwarsa, apakah racunnya akan semakin beracun, atau malah semakin tawar?
Jawabannya, keduanya dapat terjadi.
Racun dapat semakin beracun dan menawar saat kedaluwarsa.
Mengapa demikian?
Hal itu terjadi karena ada beberapa bahan kimia yang bersifat menguap apabila terpapar sinar matahari, seperti hidrogen sianida.
Meski begitu, cairan kimia tersebut masih mengandung racun dan masih dapat melukai.
Di sisi lain, racun yang kedaluwarsa semakin beracun disebabkan karena adanya degradasi atau perubahan kimia dalam cairan tersebut, seperti pestisida dan herbisida.
Apabila cairan kimia yang bersifat semakin beracun tetap digunakan saat kedaluwarsa, maka cairan tersebut akan lebih mematikan.
Tidak sampai di situ, racun yang kedaluwarsa juga bisa menjadi zat baru.
Zat baru yang dimaksud adalah zat yang tidak lagi responsif terhadap target asalnya, tetapi lebih membahayakan target lain.
| 5 Perbedaan Es Krim, Gelato, dan Sorbet yang Sering Bikin Salah Paham |
|
|---|
| Kisah di Balik Menara Pisa: Kenapa Bisa Miring Tapi Tak Roboh? |
|
|---|
| 5 Fakta Sejarah Croissant, Ternyata Bukan Berasal dari Perancis! |
|
|---|
| Nyawa Dibayar Nyawa, Petani di Sukabumi Tewas Digigit King Kobra, Si Ular Juga Mati |
|
|---|
| 7 Tren Makeup 2025 yang akan Jadi Hits di Kalangan Gen Z |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/racun-apa-untuk-bunuh-keluarga-di-magelang.jpg)