Rangkuman Pengetahuan Umum

RANGKUMAN MATERI IPA Pewarisan Sifat Kelas 9 BAB 4, Genetik, DNA dan RNA

buku Ilmu Pengetahuan Alam, kelas 9, bab 3 pelajari pewarisan sifat Materi genetik  genetik adalah asam nukleat.  Struktur DNA dan RNA 

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
IST
ILUSTRASI GENETIKA: struktur DNA yang berbentuk seperti suatu untaian ganda yang membentuk heliks atau bentuk ulir. 

DNA merupakan untaian yang sangat panjang yang biasa disebut dengan kromosom. 

Oleh karena berbentuk untaian, DNA melilit protein yang disebut dengan histon. 

2. Struktur DNA dan RNA 

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Rosalind Franklin, pada tahun 1953, ditemukan struktur DNA yang berbentuk seperti suatu untaian ganda yang membentuk heliks atau bentuk ulir.

Asam nukleat yang dimiliki oleh DNA dan RNA terdiri dari subunit nukleotida dan masing-masing nukleotida tersebut tersusun atas gugus fosfat, gula, dan nitrogen. 

Gula pada DNA berupa gula deoksiribosa dan gula pada RNA berupa gula ribosa. 

Nukleotida ini dapat dibagi menjadi struktur yang lebih kecil disebut nukleosida. 

Satu unit nukleotida tersusun atas gula dan basa nitrogen (tanpa gugus fosfat).  

Terdapat empat senyawa basa nitrogen yang menyusun DNA, yaitu adenin (A) yang selalu berpasangan dengan timin (T), serta guanin (G) yang selalu berpasangan dengan sitosin (C). 

Basa nitrogen adenin dan guanin dikelompokkan dalam basa purin, sedangkan timin,  dan sitosin dikelompokkan dalam basa pirimidin. 

RNA tidak memiliki basa nitrogen timin (T), melainkan digantikan oleh basa nitrogen urasil (U). 

Struktur heliks DNA terbentuk karena adanya beberapa jenis ikatan kimia, seperti antara untai DNA diikat oleh ikatan hidrogen, antara basa nitrogen dan gula diikat oleh ikatan glikosida, sedangkan antara nukleotida dihubungkan dengan ikatan fosfodiester.

3. Peran Materi Genetik dalam Penentuan Sifat 

Seperti yang kita ketahui, ciri dari orang tua diturunkan pada anaknya. 

Jika orang tua memiliki jenis cuping telinga yang melekat, maka semua anaknya juga memiliki jenis cuping telinga yang melekat dan jika salah satu dari orang tua memiliki jenis cuping telinga yang terpisah, maka semua anaknya memiliki jenis cuping telinga yang terpisah, tetapi ada juga kejadian salah satu anaknya memiliki jenis cuping telinga yang melekat.

Dalam pewarisan sifat, istilah sifat dominan dan sifat resesif akan lebih dikenal. 

sifat dominan merupakan karakter yang mampu mengalahkan atau menutupi karakter lain sedangkan karakter resesif merupakan karakter yang kalah. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved