Ekspor Hilirisasi Sarang Burung Walet Bakal Diperkuat, Libatkan Petani hingga Masyarakat
Pemerintah terus mendorong hilirisasi ekspor sarang burung walet (SBW) sebagai bagian dari strategi industrialisasi yang berdampak luas
Tayang:
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA/Ardhike Indah
HILIRISASI SBW: MoU antara Fapet UGM dengan Asosiasi Peternak Pedagang Sarang Walet Indonesia untuk mengekspor hilirisasi sarang burung walet, Sabtu (26/4/2025) di Fapet UGM
Ia menyampaikan bahwa dari sisi fasilitas dan sumber daya manusia, perguruan tinggi siap berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing SBW Indonesia.
“Dengan hilirisasi yang kuat, kita berharap akan semakin banyak produk turunan SBW yang tidak hanya diekspor, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia sendiri,” tutup Prof. Budi.
Dalam forum tersebut juga dilakukan penandatanganan MoU antara Fapet UGM dengan Asosiasi Peternak Pedagang Sarang Walet Indonesia.
Baca Juga
| Anomali, Harga Sawit dari Petani Turun Padahal Harga CPO Naik |
|
|---|
| ASR Farm Jogja: Petani Muda yang Fokus Budidaya Kemangi, Potensi Pasar Besar dan Minim Pesaing |
|
|---|
| Ekspor DIY Tembus 68,86 juta US Dollar pada April 2026, Industri Pengolahan Jadi Komoditas Utama |
|
|---|
| Capaian Serapan Beras Perum BULOG DIY Tembus 91 Persen, Optimistis Lampaui Target Tahunan |
|
|---|
| Tolak Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026, Komite Nasional Kretek Suarakan Catatan Kritis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/MoU-antara-Fapet-UGM-dengan-Asosiasi-Peternak-Pedagang-Sarang-Walet-Indonesia.jpg)