Mengenal Sosok Paus Fransiskus, Tokoh Pemimpin yang Sederhana

Mengenal Paus Fransiskus:  Jorge Mario Bergoglio, atau yang lebih dikenal dengan Paus Fransiskus adalah seorang pemimpin tertinggi umat Katolik. 

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Instagram @fransiscus
Paus Fransiskus 

TRIBUNJOGJA.COM- Pada  21 April 2025, masa Oktaf Paskah,  Kardinal Kevin Ferrell, camerlengo Vatikan secara resmi mengumumkan kabar duka, tentang meninggalnya Bapak Paus Fransiskus

Kabar tersebut tentu membuat seluruh umat Katolik di dunia merasa kehilangan dan dirundung duka yang mendalam. 

Paus Fransiskus yang memiliki nama asli Jorge Mario Bergoglio meninggal dunia pada usianya yang ke-88 tahun karena penyakit yang dideritanya.

Lantas, siapakah sosok Paus Fransiskus dan bagaimana perjalanannya sehingga dapat menjadi seorang pemimpin umat Katolik di seluruh dunia ini?

Mengenal Paus Fransiskus

Jorge Mario Bergoglio, atau yang lebih dikenal dengan Paus Fransiskus adalah seorang pemimpin tertinggi umat Katolik

Beliau menjadi paus pertama yang berasal dari Amerika Latin. 

Jorge Mario Bergoglio lahir pada 17 Desember 1936 di Buenos Aires, Argentina. 

Jorge Mario Bergoglio memiliki orangtua asal imigran Italia bernama Mario dan Regina. 

Pada usia muda, Jorge Mario Bergoglio mengalami infeksi serius yang mengharuskan operasi pengangkatan sebagian paru-parunya. 

Sebelum memulai pelatihan di Seminari Keuskupan Villa Devoto,  Jorge Mario Bergoglio adalah seorang lulusan teknik Kimia. 

Pada Maret 1958, ia masuk novisiat Serikat Yesus dan pada tahun 1964-1965, ia mengajar sastra serta psikologi di Immaculate Conception College Santa Fe, Argentina. 

Tak lama dari itu, ia kemudian ditahbiskan sebagai pendeta pada Desember 1969. 

Pada tahun 1967-1970, ia belajar teologi dan menerima gelar dari Colegio San Jose dan melayani umat kristiani sebagai provinsial Jesuit Argentina pada 1973. 

Setelah mendapat restu dari sang ibu,  Jorge Mario Bergoglio kembali ke Colegio San Jose dan menjabat sebagai rektor dan profesor teologi pada tahun 1980-1986. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved