CFD Klaten Kembali Digelar Usai Libur Beberapa Pekan, Pemkab Siapkan Konsep Baru

Meski baru kembali digelar, namun kegiatan CFD Klaten masih menyita antusias warga Kabupaten Klaten.

Tayang:
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Dewi Rukmini
KEMBALI DIGELAR - Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Mayor Kusmanto, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Minggu (13/4/2025). 

"Untuk CFD pertama setelah Lebaran masih digelar di Jalan Mayor Kusmanto. Tapi mungkin ke depan akan ada surprise baru, kami akan buat pola baru 2 Minggu di sana (Jalan Mayor Kusmanto) dan 2 Minggu di tempat baru," katanya. 

"Tetapi tempat barunya masih kami rahasiakan karena masih dikaji dulu. Kalau sudah oke, baru akan kami gelar 2 Minggu di sana dan 2 Minggu di tempat baru," tambah Hamenang. 

Pihaknya mengaku akan menyampaikan lokasi CFD baru apabila semua persiapan sudah matang.

Hal itu untuk mengantisipasi agar tidak terjadi pengkaplingan lahan dengan aksi coret-coret aspal, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. 

"Ya nanti kami juga akan melakukan diskusi, karena orang Jawa kan kalau ada masalah yang penting dirembug (didiskusikan). Nanti ke depan kami akan mendorong Dishub, dinas terkait, dan kawan-kawan PKL untuk duduk bersama mendiskusikan hal itu serta mencari solusi terbaik," jelas dia. 

Lebih lanjut, Hamenang memaparkan bahwa esensi gelaran CFD Klaten itu bukan seperti pasar tiban.

Tetapi pemerintah menyediakan space jalan utama yang dibebaskan dari polusi udara akibat hiruk pikuk lalu lintas kendaraan bermotor.

Lalu di area tersebut masyarakat diharapkan bisa berkegiatan olahraga semisal jalan sehat, jogging, maupun bersepedaan. 

"Bahwasannya kemudian ada pasar tiban ya monggo (silahkan). Tapi kembalikan ruang sesuai semangatnya yakni untuk mengurangi polusi dan memberi tempat bagi masyarakat agar berolahraga," paparnya. 

Adapun, konsep pergantian lokasi tiap 2 Minggu itu diambil agar menjadi penyegaran untuk kegiatan CFD di Kabupaten Klaten.

Selain itu, agar gelaran CFD bisa lebih merata, begitu juga pelaku UMKM yang terlibat. 

"Tujuan utamanya untuk mengurangi tingkat kemacetan di Jalan Mayor Kusmanto karena sudah jadi jalur utama menuju Gerbang Tol Jogja-Solo di Kecamatan Ngawen, terutama bagi kendaraan dari arah Yogyakarta," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved