Volume Sampah di Klaten Pasca Lebaran Naik 20 Persen, DLH: Seminggu Ini Akan Diselesaikan

Kepala DLH Kabupaten Klaten, Srihadi, mengungkapkan bahwa pasca libur Lebaran 2025 ada penambahan volume sampah mencapai 20 persen.

Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com/Dewi Rukmini
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Klaten, Srihadi. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Klaten mencatat ada peningkatan kapasitas sampah yang dihasilkan warga Kota Bersinar selama momen libur Lebaran 2025. 

Bahkan beberapa tempat pemilihan sampah (TPS) di wilayah perkotaan mengalami overload sampah

Kepala DLH Kabupaten Klaten, Srihadi, mengungkapkan bahwa pasca libur Lebaran 2025 ada penambahan volume sampah mencapai 20 persen. 

Dikatakan, biasanya volume sampah yang diangkut dari TPS menuju TPA Troketon mencapai 120 ton, kini pasca Lebaran bertambah sekitar 20-an ton. 

"Ternyata efek pemudik itu banyak sekali, sehingga beberapa TPS kami penuh atau overload. Rata-rata banyak sampah organik semisal sisa makanan dan daun-daunan," katanya kepada Tribunjogja.com, Rabu (9/4/2025). 

Menurutnya kejadian overload sampah itu karena ada libur Lebaran selama dua hari. 

Selain itu, tenaga pengangkut sampah dari TPS ke TPA di Kabupaten Klaten terbatas. 

Tak hanya itu, pihaknya juga mendapatkan laporan keluhan pelanggan terkait keterlambatan pengangkutan sampah

Meski begitu, pihaknya segera berupaya memberikan pelayanan maksimal untuk maayarakat. Yakni sampah yang berada di TPS akan langsung diangkut ke TPA Troketon.

"Sebenarnya setiap hari kami ambil sampah di masing-masing TPS. Cuma karena volumenya lebih, jadi ada sedikit penundaan yang belum selesai. 

Dalam waktu seminggu ke depan kami akan maksimalkan pelayanan pengangkutan sampah. Sampah yang sudah banyak itu akan kami angkut ke TPA," jelas dia. (drm)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved