Dapat Lampu Hijau, Pemkab Sleman Segera Lelang 7 Jabatan Kosong
Pembentukan tim panitia seleksi (Pansel) juga terus berjalan dan formasinya akan segera diumumkan.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman akan segera melaksanakan open bidding atau lelang untuk mengisi jabatan setingkat eselon II yang saat ini kosong.
Pelaksanaan lelang jabatan tersebut, dimungkinkan dalam waktu dekat.
Sebab, izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk open bidding disebut sudah turun, yang berarti telah mendapatkan lampu hijau dari pemerintah pusat.
Pembentukan tim panitia seleksi (Pansel) juga terus berjalan dan formasinya akan segera diumumkan.
"Kami sedang berproses ini (untuk lelang jabatan). Izin pelaksana sudah, pertimbangan teknis dari BKN sudah. Tinggal nanti dalam waktu dekat, kami umumkan pansel," kata Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman, R. Budi Pramono, Rabu (9/4/2025).
Menurut Pramono, orang-orang yang akan mengisi formasi panitia seleksi sudah ada.
Komposisinya terdiri dari birokrat internal dari Kabupaten Sleman, luar daerah hingga akademisi.
Ia belum bisa membocorkan siapa saja namanya. Namun yang pasti, kata dia, tim pansel rencananya akan diketuai langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman, Susmiarto.
Setelah dibentuk dan diumumkan, tim pansel nanti yang akan menyusun timeline atau waktu pelaksanaan lelang jabatan di Kabupaten Sleman ini.
Saat ini selain mengurus izin pelaksanaan, pihaknya juga mengurus untuk izin pelantikan bagi para pejabat yang nantinya lolos seleksi.
"Jadi izin untuk open bidding udah ya, tinggal pelaksanaan. Nanti izin lagi untuk pelantikannya, ini sudah mulai berproses," kata dia.
Sebagaimana diketahui, saat ini ada sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman yang terpaksa harus merangkap jabatan.
Artinya ada pejabat setingkat kepala dinas, di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang posisinya kosong dan diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).
Dinas yang diisi Plt antara lain Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil); Dinas Pendidikan; Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo); Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3). Kemudian, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD); Inspektorat; serta Dinas Perpustakaan dan Arsip.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya mengamini bahwa izin dari Kemendagri untuk pelaksanaan open bidding di Kabupaten Sleman sudah turun.
Pembentukan panitia seleksi juga hampir final, yang dalam pelaksanaan kali ini rencananya bakal ditambah ahli psikologi dan kesehatan. Ia berharap lelang jabatan nanti bisa dilaksanakan dalam waktu dekat.
"Yang jelas, saya dan Pak Danang sudah sepakat untuk bisa secepatnya. Tanggalnya kapan, yang tahu persis BKPP. Sekarang sudah semuanya, InsyaAllah semua pansel juga sudah siap. Dan tahun ini saya lengkapi betul, ada psikologinya dan ada unsur kesehatan dan sebagainya. InsyaAllah, saya betul-betul ingin memilih orang yang tepat. Waktu lima tahun itu tidak panjang sehingga saya dan Pak Danang harus berbuat banyak," kata Harda.(*)
| Kena Tol, Ruang Kelas SD Negeri Nglarang Mulai Dibongkar Senin Besok, Siswa Belajar di Perpus & Aula |
|
|---|
| Tiga Bulan, 1,75 Juta Pelancong Kunjungi Sleman, Candi Prambanan Masih Favorit |
|
|---|
| Tunggu Anjuran, Sangketa Pesangon Murah Buruh PT MTG Mau Dibawa ke RUPS |
|
|---|
| Mediasi Ketiga Sengketa Pesangon Buntu, Ratusan Buruh PT MTG Datangi Gedung Dewan Sleman |
|
|---|
| Usung Konsep '3M', Permukiman Mrican Disebut Menko AHY Jadi Contoh Penataan Kawasan Kumuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-sleman_20180731_185753.jpg)