Komang, Film dari Kisah Cinta Nyata yang Lahir dari Perbedaan
Suasana studio XXI di Jogja City Mall mendadak riuh, Sabtu (5/4/2025) petang. Para pemain film Komang muncul tiba-tiba sesaat setelah film selesai
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM- Suasana studio XXI di Jogja City Mall mendadak riuh, Sabtu (5/4/2025) petang.
Para pemain film Komang muncul tiba-tiba sesaat setelah film selesai diputar.
Keisha Alvaro, Raim Laode, Aurora Ribero, dan Neneng Risma langsung menyapa penonton yang masih duduk di kursi masing-masing.
Kejutan itu disambut hangat. Tawa, tepuk tangan, dan teriakan antusias menggema di dalam studio.
Mereka tak hanya menyapa, tetapi juga berbagi cerita menarik di balik proses syuting dan membagikan hadiah kaus lewat kuis kecil.
Salah satu hal paling membanggakan disampaikan langsung oleh Raim Laode, sang pemeran utama sekaligus pemilik kisah.
Ia mengumumkan bahwa film Komang telah ditonton lebih dari 500.000 orang sejak penayangan perdananya di hari pertama Lebaran.
“Kami tidak punya buzzer untuk film ini, tapi lebih dari 500 ribu orang sudah menonton per pagi hari ini. Saya sangat berterima kasih kepada semua,” ujar Raim.
Film Komang adalah adaptasi dari kisah nyata Raim Laode dan istrinya, Komang Ade Widiandari.
Di layar lebar, cerita ini disajikan lewat tokoh Ode, pemuda asal Buton, yang jatuh hati pada Komang, perempuan asal Bali.
Cerita cinta mereka dibalut perbedaan latar belakang, keyakinan, hingga tantangan sosial.
Namun, alih-alih menyerah pada perbedaan, Ode memilih untuk merayakannya.
“Jangan berjuang melawan perbedaan, tapi rayakan perbedaan. Bedanya yang dirayakan supaya bagus hidupmu,” ujar Raim usai pemutaran.
Ketulusan cerita inilah yang menjadi kekuatan utama film, menurut para pemainnya.
Keisha Alvaro yang memerankan Ode muda mengaku bangga bisa membawa sosok Raim ke layar lebar.
| Film Dokumenter 'Pesta Babi' Tuai Polemik, Ketum PP Muhammadiyah Wanti-wanti Hal Ini |
|
|---|
| 'Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan', Tangis Haru Penonton di Yogyakarta Merawat Kenangan |
|
|---|
| Jelang Tayang di Yogyakarta, Ikatan Darah Hadirkan Cerita Laga Penuh Intensitas |
|
|---|
| Perkuat Hubungan Budaya Indonesia-Peru, FSMR ISI Yogyakarta Gelar Peruvian Film Festival 2026 |
|
|---|
| Smarai Perkenalkan ‘Optimis’ Lewat Film Pendek, Angkat Kisah Guru Honorer |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Para-pemain-film-Komang-yakni-Keisha-Alvaro-Raim-Laode-Aurora-Ribero-dan-Neneng-Risma.jpg)