Kereta Rel Listrik Yogyakarta Solo Tembus Rekor Pengguna Harian Tertinggi 

Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta-Solo mencatat rekor jumlah pengguna harian tertinggi yang mencapai 45.269 penumpang

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Iwan Al Khasni
DOKUMENTASI untuk TRIBUNJOGJA.COM
PADAT: KAI Commuter yang termasuk KRL Jogja-Solo dan Prameks terpantau cukup padat di hari ketiga libur Lebaran, Rabu (2/4/2025). 

Tribunjogja.com Yogyakarta --- Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta-Solo mencatat rekor jumlah pengguna harian tertinggi yang mencapai 45.269 penumpang pada Kamis (3/4/2025).

Rekor itu melampaui volume harian pada Masa Angkutan Lebaran 2024 tahun lalu, yaitu sebanyak 41.535 orang dalam sehari.

ANTRE KRL: Sejumlah penumpang KRL Yogyakarta-Solo saat mengantre di pintu masuk KRL Stasiun Yogyakarta beberapa waktu lalu.
ANTRE KRL: Sejumlah penumpang KRL Yogyakarta-Solo saat mengantre di pintu masuk KRL Stasiun Yogyakarta beberapa waktu lalu. (Istimewa)

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, menyampaikan bahwa rekor tersebut menunjukkan bahwa Commuter Line atau KRL Yogyakarta-Solo merupakan pilihan utama masyarakat dalam bertransportasi di kawasan Yogyakarta, Klaten, dan Solo.

"Dari tarif tiket yang terjangkau hingga efisien karena terhindar dari kemacetan, tak ayal Commuter Line Yogyakarta-Palur menjadi transportasi pilihan utama bagi masyarakat di sekitar wilayah tersebut," jelas Joni, Jumat (4/4/2025).

Joni menambahkan, peningkatan jumlah pengguna ini dinilai tak terlepas dari upaya-upaya KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta dalam meningkatkan layanan, di antaranya optimalisasi jadwal perjalanan dengan menambah 4 perjalanan menjadi 31 perjalanan hingga 11 April 2024 nanti.

Peningkatan fasilitas layanan, serta edukasi kepada masyarakat tentang manfaat menggunakan transportasi umum yang lebih ramah lingkungan juga menjadi penyebab tingginya animo publik untuk naik KRL.

"Hari ini, Jumat, 4 April 2025 atau empat hari pasca Lebaran, masyarakat di wilayah Yogyakarta, Klaten, maupun Surakarta (Solo) masih melakukan silaturahmi ke sanak saudara maupun hanya sekadar berwisata bersama keluarga untuk mengisi waktu libur mereka," katanya.

Tercatat pada Jumat (4/4/2025) hingga pukul 12.00 WIB, sebanyak 11.028 orang yang naik KRL Yogyakarta-Solo, dengan stasiun tujuan tertinggi yaitu Stasiun Yogyakarta, atau sebanyak 4.352 orang.

"Tercatat sebanyak 4.352 orang yang turun di stasiun tersebut, angka ini lebih besar 35 persen jika dibandingkan hari biasa pada periode yang sama. Sementara itu, untuk yang naik sebanyak 2.272 orang," tambah Joni.

Untuk itu, KAI Commuter mengimbau menghindari kepadatan di Stasiun Yogyakarta, dengan melakukan naik dan turun dari Commuter Line Yogyakarta di stasiun lainnya seperti Stasiun Lempuyangan.

Sesuai data yang tercatat, selama masa libur Lebaran ini, volume pengguna di Stasiun Yogyakarta sebanyak 12–14 ribu orang tiap harinya, sedangkan Stasiun Lempuyangan berjumlah 3–4 ribu orang setiap harinya.

Sedangkan untuk layanan Commuter Line Prameks, sepanjang masa Angkutan Lebaran (21 Maret-3 April 2025) tercatat volume pengguna sebanyak 42.219 orang, dengan volume tertinggi pada Hari ke-3 pasca Lebaran atau Kamis (3/4) dengan total sebanyak 6.154 orang.

Angka tersebut meningkat sebesar 71 persen jika dibandingkan dengan hari libur lainnya, atau rata-rata sebanyak 3.500 orang.

Untuk mengantisipasi kepadatan pengguna, KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta mengoperasikan sebanyak 10 jadwal perjalanan Commuter Line Prameks.

Selain itu, juga tidak memberlakukan sementara waktu pemesanan tiket Commuter Line Prameks melalui QR Code selain aplikasi Access By KAI serta pembayaran melalui KMT dan Uang Elektronik Bank untuk keberangkatan dari Stasiun Kutoarjo dan Stasiun Jenar sesuai dengan kuota yang tersedia. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved