Lebaran 2025

Meningkat, Setiap Jam 2.000 Kendaraan Masuk Kawasan Malioboro Yogyakarta

Kasat Lantas Polresta Yogyakarta, AKP Alvian Hidayat, mengatakan peningkatan jumlah kendaraan masuk kawasan Malioboro mulai terlihat signifikan

Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM / Neti Istimewa Rukmana
MASUK MALIOBORO: Foto ilustrasi dok. Tribun Jogja arus lalu lintas di Jalan Abu Bakar Ali dan Jalan Mataram menuju Malioboro, Jumat (6/5/2022). Pada Lebaran 2025, tepatnya hari ketiga lebaran, jumlah kendaraan masuk kawasan Malioboro meningkat hingga rata-rata 2.000 kendaraan per jam. 

TRIBUNJOGJA.COM -  Satlantas Polresta Yogyakarta sudah menerapkan rekayasa lalu lintas guna menghindari terjadinya kemacetan kendaraan di Kota Jogja. Pasalnya, per 2 April 2025 jumlah kendaraan masuk kawasan Malioboro mengalami peningkatan. 

Kasat Lantas Polresta Yogyakarta, AKP Alvian Hidayat, mengatakan peningkatan jumlah kendaraan masuk kawasan Malioboro mulai terlihat signifikan dibanding hari sebelumnya.

Menurutnya, pada Rabu 2 April 2025, jumlah kendaraan yang masuk ke kawasan Malioboro tercatat rata-rata 1.500 sampai 2.000 per jam. 

"Dari pengamatan kita untuk perbandingan hari ini dengan kemarin, itu terjadi kenaikan yang signifikan," ujar AKP Alvian di Pos Teteg, Malioboro, laporan kompas.com pada Rabu (2/04/2025). 

AKP Alvian menyampaikan pada 1 April 2025 rata-rata per jam kendaraan yang masuk ke Malioboro di bawah 1.500 kendaraan. 

Pada Rabu ini data sampai dengan pukul 16.00 WIB rata-rata stabil di 1.500 hingga 2.000 per jam. 

"Kemarin rata-rata per jam itu masih di kisaran 1.500 ke bawah, untuk hari ini rata-rata sudah cukup stabil di 1.500, bahkan tadi pagi maupun sore ini cukup signifikan di kisaran 1.500 sampai 2.000. Ini sudah menandakan bahwa ada terjadi peningkatan," ucapnya.

Menurut Alvian, khusus kawasan Malioboro biasanya memang akan ramai dikunjungi wisatawan pada sore dan malam hari.  

Wisatawan pada pagi dan siang hari cenderung memilih untuk mengunjungi destinasi wisata di wilayah Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Sleman dan Kabupaten Kulon Progo.

Pintu masuk kota

Terkait kondisi ke depan untuk kawasan Malioboro, lanjut Alvian masih akan melihat kondisi volume kendaraan di pintu masuk ke wilayah Yogyakarta yakni Prambanan, Tempel dan Jalan Wates. 

Di saat tiga titik tersebut masih banyak kendaraan yang masuk, maka kemungkinan besar di wilayah Kota Yogyakarta masih akan terjadi peningkatan jumlah kendaraan pengunjung.

"Kemarin kita mendapat informasi bahwa terjadi peningkatan di tiga titik tersebut, sehingga menjadi warning untuk kita yang di kota, pasti nanti sebagian besar masuk ke wilayah kota, karena kalau belum ke Malioboro ini belum sah ke Yogya. Walaupun mau ke Gunungkidul, Bantul, ke Sleman tetap ada satu waktu menyempatkan ke Malioboro," tuturnya.

Namun demikian, diprediksi peningkatan jumlah kendaraan yang masuk ke kawasan Malioboro masih akan terjadi hingga dua hari ke depan.

"Menurut prediksi kami bersama dengan Dishub itu, satu, dua hari ke depan masih akan ada kenaikan, atau minimal stabil," ungkapnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved