Volume Kendaraan di Titik Nol Kilometer Mulai Meningkat Namun Masih Terkendali
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di Malioboro, Polresta Yogyakarta dan Dishub Kota Yogyakarta sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menjelang Idulfitri 2025, volume kendaraan di Jalan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer masih terkendali.
Kepala Pos Pengamanan Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Iptu Ngadiyono, mengatakan meski belum ada kepadatan yang signifikan, namun volume kendaraan yang melintas di Titik Nol Kilometer Yogyakarta sudah mulai meningkat.
Peningkatan volume kendaraan terlihat sejak Jumat (28/03/2025) malam.
"Malioboro saat ini masih cukup normal, belum ada kepadatan. Titik Nol Kilometer masih lancar, namun memang sudah ada peningkatan. Pemudik sudah mulai masuk, karena mobil plat luar (DIY) sudah mulai kelihatan,” katanya, Sabtu (29/03/2025).
Ia menyebut peningkatan volume kendaraan diperkirakan terjadi pada H+2 Idulfitri.
Setelah bersilaturahmi dengan keluarga, masyarakat cenderung berwisata.
Baca juga: Kendaraan Pemudik yang Keluar di Exit Tol Tamanmartani Sleman Hampir Capai 700 Mobil per Jam
Peningkatan volume kendaraan diperkirakan akan terjadi hingga H+5 Idulfitri.
"Untuk peningkatan kendaraan nanti H+2, wisatawan sudah mulai masuk Malioboro. Diperkirakan nanti sampai H+5,” lanjutnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di Malioboro, Polresta Yogyakarta dan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas.
"Kalau nanti Malioboro sudah crowded (terjadi kepadatan volume kendaraan), nanti kendaraan roda empat akan diarahkan ke Jalan Pasar Kembang. Kalau untuk roda dua masih boleh masuk (Jalan Malioboro),” terangnya.
Selain Jalan Malioboro, rekayasa lalu lintas di Titik Nol Kilometer juga sudah disiapkan.
"Kalau sudah betul-betul padat, arus yang dari barat menuju Titik Nol Yogyakarta akan diarahkan ke Jalan Bhayangkara,” pungkasnya. (*)
Mudik Lebaran Lancar, Danang Wicaksana: WFA Jadi Salah Satu Teroboson Urai Puncak Arus Mudik |
![]() |
---|
Mobilitas Kendaraan Masuk-Keluar DIY Selama Libur Lebaran 4,7 Juta, Tercatat Ada 225 Laka Lantas |
![]() |
---|
Puncak Arus Balik di Bandara YIA Kulon Progo Terlewati, Catatkan Hampir 18 Ribu Penumpang |
![]() |
---|
Dishub Kulon Progo Batasi Operasional Angkutan Barang Non Bahan Pokok hingga 8 April 2025 |
![]() |
---|
Pemudik Pilih Pertamax dari Pertamina, Lebih Irit dan Nyaman untuk Perjalanan Jauh |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.